Penyakit Batu Ginjal Banyak Dialami Usia Produktif

Sri Utami
22/2/2019 19:29
Penyakit Batu Ginjal Banyak Dialami Usia Produktif
(dok.mi)

POLA hidup yang tidak sehat ditambah mengkonsumsi suplemen atau obat-obatan dalam waktu lama menjadikan siapa saja dapat terkena resiko terkena batu ginjal.

"Semua orang berisiko terkena batu ginjal namun yang lebih berisiko yakni pria dan prevalensi mendekati 20% dan terjadi pada usia produktif 20-50 tahun," ucapnya saat dijumpai di rumah sakit Siloam Jakarta, Jumat (22/2).

Baca juga: Menteri LHK Sebut Posisi Jokowi Tegas Hutan untuk Kesejahteraan

Seperti penyakit kritis lainnya, batu ginjal dapat berujung pada penurunan fungsi ginjal jika tidak ditangani dengan tepat. Dokter spesialis Urologi Charles M Hutasoit mengatakan penyakit ini sering kali tidak menimbulkan gejala khusus. Namun, bagi penderitanya akan merasakan rasa tidak nyaman dan nyeri di sekitar areal pinggang dan ganggung berkemih.

"Biasanya penderita merasa nyeri dan merasa tidak nyaman, bergerak mencari rasa nyaman tetap tidak menemukan. Juga biasanya rasa sakitnya hilang timbul dan bisa dilihat dari urine yang berwarna keruh atau kemerahan," ucapnya saat dijumpai di rumah sakit Siloam Jakarta, Jumat (22/2).

Dia menuturkan, 75% penyakit tersebut yakni batu saluran kemih disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya kurang asupan cairan, asupan garam dan kalsium berlebihan , kurang gerak dan obesitas (diet) atau memiliki riwayat batu ginjal dan asam urat tinggi.

"Zat sisa berlebih bisa seperti kalsium dan asam urat dalam urine dapat menjadi endapan kristal yang menumpuk dan mengeras sehingga membentuk batu ginjal. Tapi, sebenarnya ada faktor intrinsik dan ektrinsik. Intrinsik, yakni faktor bawaan, penyakit metabolik sedangkan ekstrinsik yakni faktor geograsi, iklim dan musim, asupan makanan , cairan masuk dan konsumsi obat-obatan," rincinya.  (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya