Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) merilis hasil pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019. Sejak pendaftaran berakhir Selasa (19/2) kemarin, tercatat 478.070 pendaftar. Hasil seleksi SNMPTN akan dimumkan pada tanggal 23 Maret 2019.
"LTMPT menyampaikan himbauan kepada sekolah dan siswa agar menunggu hasil seleksi yang akan dimumkan pada tanggal 23 Maret nanti," kata Ketua LTMPT Ravik Karsidi di Jakarta, Rabu (20/2).
Proses pelaksanaan pendaftaran SNMPTN dimulai 4 Februari dan telah berakhir pada 19 Februari pukul 22.00 WIB. Jumlah 478 ribu lebih pendaftar tersebut tercatat berasal dari 14.074 sekolah. Jumlah pendaftar tersebut sekitar 61% dari jumlah yang berhak mendaftarkan diri yakni 778.891 siswa.
Baca juga: Pendaftaran SNMPTN Ditutup 8.216 Siswa belum Finalisasi
Sebelumnya, jadwal pendaftaran yang sedianya ditutup pada 14 Februari sempat diperpanjang sebanyak dua kali karena adanya keluhan sulitnya akses website pendaftaran. Peningkatan kapasitas server kemudian dilakukan agar siswa tidak kehilangan kesempatan mendaftar akibat permasalahan tersebut.
Menurut Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo, setelah perpanjangan waktu pendaftaran diberlakukan tidak ada lagi keluhan. Namun, ia menyatakan terjadi sedikit penurunan pendaftar jika dibandingkan tahun lalu meski persentasenya belum dilakukan olah data.
Hal itu kemungkinan disebabkan karena kuota jalur SNMPTN tahun ini dikurangi dari sebelumnya 30% menjadi 20%. Itu sesuai kebijakan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang mengubah formasi kuota seleksi penerimaan mahasiswa baru 2019 menjadi lebih banyak kepada Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) yang menjadi 40%.
Penyebab lainnya, lanjut Budi, siswa pendaftar SNMPTN yang sudah diterima tidak boleh mendaftar lagi pada SBMPTN. Sehingga, siswa kemungkinan lebih banyak mengadu peruntungan melalui SBMPTN.
"Jadi SNMPTN tidak bisa untuk dicadangkan oleh siswa. Memang sedikit terjadi penurunan tetapi ini tren biasa naik-turun hampir setiap tahun kasusnya sama bukan hanya tahun ini," ujarnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved