Tim Kajian TN Komodo Menunggu SK Menteri

Dhika Kusuma Winata
15/2/2019 19:24
Tim Kajian TN Komodo Menunggu SK Menteri
(ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

TIM terpadu untuk mengkaji rencana penutupan sementara Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, yang dijanjikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) masih menunggu surat keputusan atau SK dari Menteri LHK Siti Nurbaya. Ditargetkan, SK akan diterbitkan paling lambat pekan ke depan.

"Pembentukan tim tengah disiapkan. Yang jelas hingga saat ini tidak ada penutupan TN Komodo," kata Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK Wiratno, menjawab Media Indonesia, Jumat (15/2).

Tim yang dibentuk, kata Wiratno, nantinya akan terdiri dari berbagai unsur. Di antaranya peneliti LIPI, lembaga Komodo Survival Programme, Pemprov NTT dan pemerintah pusat (Kementerian Pariwisata, Kementerian Keuangan dan Kemenko Perekonomian).

Sebelumnya, Gubernur NTT Viktor Laiskodat beren­cana menutup area TN Komodo, spesifiknya Pulau Komodo selama se­tahun untuk meningkatkan populasi satwa purba tersebut dan ru­sa yang menjadi makanan utamanya.

Seperti diketahui TN Komodo memiliki luas 173.300 hektare meliputi wilayah lautan dan daratan dengan lima pulau utama, yaitu Komodo, Padar, Rinca, Gili Motang, dan Nusa Kode, beserta pulau-pulau kecil lainnya.

Wiratno menambahkan tim terpadu akan membuat prediksi masa depan pengelolaan TN Komodo sebagai kawasan satwa penting bagi dunia internasional. Tim ditargetkan akan bekerja dan melaporkan hasil kajian pada Juli mendatang. Adapun keputusan menutup atau tidaknya sebagian area TN Komodo akan diputuskan pada Agustus. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya