Empat Kesalahan Mendisiplinkan Anak

Torie Natalova
10/2/2019 18:30
Empat Kesalahan Mendisiplinkan Anak
(Ilustrasi)

BANYAK cara untuk mendisiplinkan anak-anak dan banyak pula mitos yang beredar mengenai pola asuh mendidik anak. Salah mendidik anak untuk menjadi disiplin justru bisa menghasilkan perilaku yang tidak diinginkan orang tua.
 
Orang tua sangat ingin mengendalikan anak-anak selama beberapa generasi. Dorongan itu secara historis merupakan hasil beragam dan tanpa disadari telah melahirkan tradisi aneh dalam mendisiplinkan anak.
 
Ada empat mitos tentang cara mendisiplinkan anak yang perlu Anda ketahui:


1.Orang tua yang keras membesarkan anak-anak yang berperilaku baik
 
Cara mengendalikan anak dengan kekerasan tidak mendorong anak-anak untuk mengembangkan empatinya. Bahkan, mantan instruktur latihan Marinir Chris Lopez menuntut anak terlalu keras tidak produktif. Menurutnya, mendisiplinkan anak dengan cara menjelaskan dan mengalihkan adalah cara terbaik.
 
2. Mengiyakan apa yang anak inginkan
 
Ada kalanya mengatakan 'ya' adalah cara untuk menghindari konflik dengan anak. Orang tua sebaiknya memastikan 'ya' tersebut dengan perjanjian dan penjelasan singkat mengapa perjanjian atau syarat itu diperlukan.
 
3. Berteriak untuk dapat perhatian anak
 
Kemarahan dan frustasi dengan berteriak hanya akan berfungsi untuk menciptakan umpan balik kemarahan dari anak. Cara terbaik untuk mengatasi anak-anak dengan menjadi dekat dan tenang saat menghadapinya.
 
4. Jangan bernegosiasi dengan anak-anak
 
Orang tua sebenarnya bisa menggunakan cara negosiasi seperti taktik yang dipakai negosiator dengan sandera. Ini cara menggunakan empati untuk membangun koneksi dengan anak mereka saat itu.  (Medcom/OL-9)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya