Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan mengapresiasi capaian kinerja jajarannya di Tahun Anggaran 2018.
Mendikbud Muhadjir Effendy berpesan agar jajarannya mengoptimalkan fungsi evaluasi sebagai dasar perbaikan berkelanjutan. Ia juga meminta memperhatikan dengan cermat penggunaan anggaran di 2019.
"Saya mohon di dalam mengelola anggaran dapat dicapai titik keseimbangan antara efektivitas dan efisiensi. Optimal. Tidak boros meskipun tujuan maksimum. Tetapi juga tidak irit sekali, lalu tujuannya tidak tercapai," kata Mendikbud pada sambutan pembukaan Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan Pendidikan dan Kebudayaan di Lingkungan Kemendikbud di Jakarta, Kamis (7/2) malam.
Acara itu dihadiri 700 peserta dari seluruh Indonesia. Dalam kesempatan itu, Muhadjir menyerahkan tujuh jenis penghargaan kepada unit/satuan kerja (satker) dan unit pelaksana teknis (UPT) terbaik.
Menurut Muhadjir, rapat koordinasi ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi amanah Presiden, agar seluruh kementerian/lembaga mempercepat pelaksanaan program kerjanya, termasuk kegiatan pengadaan barang/jasa, sehingga anggaran pemerintah yang berfungsi sebagai stimulus dalam mencapai tujuan pembangunan nasional dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya bidang pendidikan dan kebudayaan.
Berdasarkan laporan Biro Keuangan Sekretariat Jenderal Kemendikbud, realisasi daya serap anggaran Kemendikbud pada 2018 mencapai 97,38% dari pagu Rp40,49 triliun, dengan peningkatan sebesar 0,28% dari realisasi daya serap tahun sebelumnya.
Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi dalam laporannya pada rakor ini mengutarakan, selama lima tahun berturut-turut, laporan keuangan Kemendikbud meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Prestasi tersebut diharapkan dapat dipertahankan dan dibarengi dengan peningkatan kinerja sebagai bagian dari reformasi birokrasi.
"Tentu ini perlu kerja keras kita bersama," kata Didik.
Pada penyerahan apresiasi, Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) meraih penghargaan sebagai Terbaik 1 unit kerja dengan Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik kategori di atas Rp500 miliar. Diikuti Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD Dikmas) sebagai Terbaik 2 dan Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah sebagai Terbaik 3.
Kemudian untuk kategori anggaran Rp100 miliar sampai dengan di bawah Rp500 miliar Terbaik 1 diraih Biro Keuangan, Terbaik 2 diraih Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Mesin dan Teknik Industri, dan Terbaik 3 diraih Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah.
Untuk kategori anggaran > Rp20 miliar sampai < Rp100 miliar, Terbaik 1 diraih Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Bali, Terbaik 2 diraih LPMP Nusa Tenggara Barat, dan Terbaik 3 diraih LPMP Kalimantan Timur.
Sedangkan untuk kategori anggaran di bawah Rp20 miliar Terbaik 1 diraih Balai Bahasa Kalimantan Barat, Terbaik 2 diraih BP PAUD Dikmas Kalimantan Selatan, dan Terbaik 3 diraih Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Maluku.
Baca juga: Buku SD yang Sebut NU Radikal segera Ditarik
Berikutnya, penghargaan Implementasi Penilaian Kinerja Daring/Online, kategori Unit Utama/Pusat, Terbaik 1 diraih Pembinaan Sekolah Dasar (SD), Terbaik 2 diraih Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pegawai, dan Terbaik 3 diraih oleh Inspektorat I. Untuk kategori Satker/UPT Terbaik 1 diraih oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY, Terbaik 2 diraih LPMP Jawa Tengah, dan Terbaik 3 diraih LPMP Riau.
Penghargaan Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) kategori aset senilai < Rp50 miliar Terbaik 1 diraih oleh BPCB Jawa Tengah, Terbaik 2 diraih Balai Pengembangan (BP) PAUD Dikmas Nusa Tenggara Barat, Terbaik 3 diraih BP PAUD Dikmas Papua.
Untuk kategori aset senilai Rp50 miliar sampai Rp500 miliar, Terbaik 1 diraih LPMP Gorontalo, Terbaik 2 diraih LPMP Jawa Tengah, dan Terbaik 3 P4TK Pertanian. Kategori aset senilai di bawah Rp500 miliar Terbaik 1 diraih Museum Nasional, Terbaik 2 diraih P4TK Otomotif dan Elektronika dan Terbaik 3 diraih P4TK Bisnis dan Pariwisata.
Penghargaan Implementasi Sistem Perekaman Data Kehadiran Terpusat, Terbaik 1 diraih Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK), Terbaik 2 diraih Biro Sumber Daya Manusia, dan Terbaik 3 diraih oleh Biro Hukum dan Organisasi. Untuk Kategori Satker/UPT P4TK Matematika, BP PAUD Dikmas Jawa Timur, BPCB Jambi.
Sementara, penghargaan untuk Pengelola media sosial terbaik kategori unit utama/pusat diraih oleh Sekretariat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sebagai Terbaik 1, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan meraih Terbaik 2, dan Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan sebagai Terbaik 3. Sedangkan untuk kategori UPT, Terbaik 1 diraih oleh Kantor Bahasa Bangka Belitung, Terbaik 2 diraih Galeri Nasional, dan Terbaik 3 diraih oleh Museum Nasional.
Penghargaan Pengelolaan Media Sosial Unit Layanan Terpadu (ULT) di Daerah Terbaik diraih oleh ULT LPMP Jawa Barat, Terbaik 2 ULT LPMP NTT. Sedangkan untuk penghargaan Pengelola ULT Terbaik 1 diraih LPMP Jawa Tengah, Terbaik 2 diraih oleh ULT LPMP Jawa Timur, dan Terbaik 3 diraih ULT LPMP Riau.
Untuk kategori Laporan Kinerja Terbaik 1 diraih oleh Direktorat PGTK PAUD Dikmas, Terbaik 2 diraih oleh Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Terbaik 3 diraih oleh Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan.
Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yusuf Ateh yang hadir mengemukakan setiap instansi termasuk Kemendikbud wajib mewujudkan akuntabilitas kinerjanya, yang pada akhirnya mendorong kepercayaan publik terhadap pemerintah.
"Perjanjian kinerja yang sudah ditandatangani harus benar-benar dipahami dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," ujar Yusuf Ateh membacakan sambutan Menteri PANRB Syafruddin. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved