Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI milad satu abad atau ke-100 tahun, lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di lingkungan Aisyiyah Muhammadiyah terus berkiprah guna membangun generasi yang cerdas dan berkualitas sekaligus menyongsong era revolusi industri 4.0.
"Revolusi industri 4.0 hadir sebagai kemajuan teknologi yang berpengaruh pada karakter dan kompetensi. Bagi kami, keberadaan PAUD yang berkualitas dan berkemajuan amat penting.
Karena PAUD merupakan lembaga yang meletakkan dasar dan mencetak calon pemimpin di masa depan," kata Wakil Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Pusat Aisyiyah, Dr Chandrawati, pada konferensi pers tentang seminar PAUD sekaligus menyambut milad ke-100 PAUD dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (FKIP Uhamka) Jakarta, Rabu (6/2).
Menurut Chandrawati, era revolusi industri 4.0 mesti ditanggapi positif lembaga PAUD dengan menyiapkan tenaga pendidik atau guru PAUD yang profesional, dan pembelajaran anak usia dini yang kreatif.
Dalam perkembangannya, amal usaha Aisyiyah bidang PAUD yang telah mencapai sekitar 20 ribuan di seluruh Tanah Air mesti terus meningkatkan kualitas dirinya, kualitas gurunya, serta kualitas anak didiknya guna mencetak generasi masa depan yang berkualitas.
Ketua Prodi PAUD FKIP Uhamka, Amelia, menyatakan, pihaknya terus berupaya responsif menyongsong era 4.0 dengan menghasilkan lulusan yang profesional.
Menurut Amelia, setiap dua tahun sekali dilakukan perubahan kurikulum bagi pembe lajaran guru PAUD di FKIP Uhamka. Pihaknya mengantisipasi dengan membekali mahasiswa selain menguasai teknologi juga harus mampu menguasai literasi tentang manusia.
"Jadi kami beri pembekalan tentang kemampuan memahami manusia. Karena mendidik anak generasi PAUD saat ini berbeda dengan mendidik anak PAUD 10 tahun lalu.
Kita harus mampu memberikan penguasaan dalam pemanfaatan teknologi secara bijaksana sejak dini sehingga tidak mengikis interaksi diri kita sebagai manusia,” tegasnya.
Uni Suciati, Ketua Ikatan Guru Bustanul Athfal (Igaba) Aisyiyah DKI Jakarta, menyatakan, tidak kalah penting memberi edukasi bagi para orangtua pendamping anak-anak PAUD dalam menggunakan gawai di era 4.0 ini.
Hemat dia, pihak TK dan PAUD harus memberi pemahaman fungsi gawai secara positif bagi anak seusia PAUD.
"Banyaknya orangtua di perkotaan yang membiarkan anaknya menggunakan gawai mesti diberi edukasi agar melakukan kontrol dan pendampingan secara positif agar anak PAUD tidak terpapar secara negatif dalam pemanfaatannya," pungkasnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved