Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menargetkan 7,9% dari 10 juta keluarga penerima manfaat bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) lepas dari kemiskinan tahun ini.
"Kami tahun ini menargetkan sebesar 793 ribu atau 7,93% dari 10 juta KPM tergradasi atau lolos dari kemiskinan," tegas Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita di sela acara penyaluran bansos PKH dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (1/3).
Ia mengatakan, pemerintah menyalurkan berbagai bansos serta menjalankan program-program peningkatan kemampuan keluarga dalam upaya menurunkan angka kemiskinan hingga di bawah 9,5%.
Dalam pelaksanaan PKH, terangnya, para pendamping program mengarahkan setiap KPM agar menggunakan bantuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak, meningkatkan pendidikan anak, juga mewujudkan kemandirian ekonomi.
"Meningkatkan partisipasi sekolah bagi anak-anak agar dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, mengarahkan para penerima manfaat PKH untuk mewujudkan kemandirian ekonomi agar tidak tergantung pada bantuan," papar Mensos Agus.
Ia menambahkan, jumlah penerima manfaat PKH yang sudah sejahtera terus meningkat. Pada 2017 sebanyak 230.351 atau 2,3% dari total enam juta KPM sudah lepas dari kemiskinan. Pada 2018 jumlah peserta PKH yang lepas dari kemiskinan meningkat menjadi 621.789 keluarga atau 6,2% dari 10 juta keluarga penerima manfaat PKH. Tahun ini jumlahnya akan ditingkatkan lagi.
"Target peningkatan jumlah KPM yang tergradasi sangat realistis mengingat indeks (nilai) bantuan dan FDS (family development session/sesi bimbingan oleh pendamping pada KPM) yang juga ditingkatkan," ujar Mensos Agus.
Bansos PKH tahun ini meliputi bantuan tetap dan bantuan berdasarkan komponen yang disesuaikan dengan kondisi KPM.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved