Alunan Musik Klasik Pikat Pengunjung Museum BI

(Jek/H-3)
28/1/2019 10:00
Alunan Musik Klasik Pikat Pengunjung Museum BI
(Dok. Fathurrozak)

KONSER musik klasik yang dibawakan kelompok musikus asal Belanda, Pynarello, mampu menyedot perhatian pengunjung Museum Bank Indonesia di Jakarta Barat, Sabtu (26/1). Sebanyak tujuh komposisi aransemen musik klasik sukses membius mereka hingga langkah kaki enggan beranjak dari sana.

Pengunjung yang biasanya berkeliling area museum kali ini bergeming. Mereka begitu khidmat menikmati musik klasik yang dihadirkan Bank Indonesia melalui kerja sama dengan pusat kebudayaan Belanda Erasmus Huis.

Museum BI menempati Gedung BI Kota yang sebelumnya digunakan De Javasche Bank sejak 1828. Gedung itu mempunyai nilai sejarah tinggi yang terancam rusak apabila tidak dilestarikan.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menjelaskan Museum BI yang berlokasi di kompleks Kota Tua, Jakarta Barat, itu selama ini memainkan peran penting sebagai menjadi pusat informasi BI ke publik.

"Terkait kebijakan, dan sejarah kebijakan yang pernah Bank Indonesia terapkan, atau penjelasan mengenai printing money. Museum menjadi pusat komunikasi kita," ungkapnya.

Mendatangkan musikus atau seniman di museum menjadi salah satu strategi BI dalam mendorong sektor pariwisata. Kelak, kegiatan di museum akan makin variatif untuk menarik minat publik.

"Ini juga menjadi bagian dari BI dalam mendorong pariwisata di DKI Jakarta, salah satunya akan disumbang lewat museum ini. Jangan lihat besarnya, tetapi keinginan kita untuk dorong pariwisata."

Seperti siang itu, puluhan wisatawan asing hadir ketika grup musik klasik Pynarello tampil. Selain membawakan komposisi milik komposer kenamaan seperti Mozart, Pynarello membawakan komposisi mereka sendiri berjudul After Dark, juga lagu Burung Kakaktua ciptaan AT Mahmud.

Pynarello memainkan komposisi-komposisi klasik secara spontan, tanpa konduktor, dan tanpa lembar partitur musik. Mereka hanya mengandalkan bahasa tubuh seperti mata dan anggukan. "Kami merasa bahagia di sini memainkan musik yang dibuat komposer kita sendiri," kata penggagas kelompok ini, Lonneke van Straalen.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya