Puncak DBD Seiring Musim Hujan

Sri Utami
26/1/2019 22:14
Puncak DBD Seiring Musim Hujan
(ANTARA/Widodo S. Jusuf)

Direktur Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan ancaman DBD harus disadari sejak awal. Kesadaran ancaman DBD yang hanya menyerang saat musim penghujan tidak seutuhnya benar.

Penyakit yang bersifat mengurangi cairan dalam pembuluh darah ini juga dapat terjadi pada musim kemarau.

"Nyamuk yang ada di Indonesia kebanyakan Aedes aegypti. Sebenarnya DBD bisa menyerang saat kemarau tapi jentik nyamuk tidak bisa hidup karena tidak ada air jadi mengering. Nyamuk hanya butuh sedikit air untuk bisa menetaskan telurnya," ungkapnya.

Lebh lanjut dijelaskan puncak DBD terjadi seiiring dengan puncak hujan pada awal tahun. Namun ancaman ini dapat dicegah dengan perilaku sadar DBD.

"Puncaknya seiring dengan puncak hujan yang biasanya pada Februari hingga Maret. Kalau kami lebih menangani kasus akan banyak di awal saja karena kita sudah bisa diatasi," ucapnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya