Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wilayah Rusia menggelar pelatihan menulis bersama Penulis Asma Nadia di Moskow, Rusia, Rabu (23/1/).
Pelatihan yang terselenggara atas kerja sama ICMI dengan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (Permira) Kota Moscow (Permos) diikuti oleh sekitar seratusan peserta. Peserta pelatihan hadir di lokasi pelatihan yang bertempat di kediaman Ketua ICMI Wilayah Rusia Fauzi Bustami, ataupun yang mengikuti melalui siaran siaran langsung melalui instagram Permos.
Asma Nadia dikenal sebagai penulis berbagai novel best seller dan banyak menciptakan karakter wanita-wanita tangguh dalam karyanya. Beberapa novel Asma yang juga diaktualisasikan dalam bentuk film yaitu Emak Ingin Naik Haji, Rumah Tanpa Jendela, Assalamualaikum Beijing, Surga yang Tak Dirindukan dan Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea.
Pelatihan ini merupakan kegiatan pertama ICMI sejak terbentuk sebulan yang lalu. Fauzi berharap pelatihan ini dapat memotivasi para peserta yang merupakan para mahasiswa Indonesia yang tengah berkuliah di Moskow.
“Alhamdulillah, pengurus ICMI Wilayah Rusia baru saja terbentuk dan disahkan oleh ICMI Pusat bulan lalu. Ini merupakan kegiatan perdana kami bekerjasama dengan Bidang Departemen Kajian Strategis Permos. Saya berharap kader ICMI dan mahasiswa termotivasi untuk menulis dari Mbak Asma,” ujar Fauzi.
Baca juga: Hibah Buku untuk Bacaan Ramah Anak
Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia tahun 1982 ini juga mengajak para peserta untuk menulis banyak hal positif dari tentang Rusia. Alasannya, banyak hal yang bisa dijadikan inspirasi penulisan, apakah itu dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi, pariwisata, kebudayaan dan kesenian, dan masih banyak hal lainnya yang bisa dituliskan sehingga membuat orang lain, khususnya warga negara kita bisa mengenal negeri ini dengan baik dan bahkan tertarik belajar di Negeri Salju.
Untuk memantik para peserta, di awal pelatihan, Asma menyampaikan kutipan Sastrawan Pramoedya Ananta Toer, “Maka biasakan menulis untuk jangka panjang dan niatkan dengan niat ibadah.”
Para peserta antusias mengikuti jalanya pelatihan, yang terlihat dari banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan seusai mendapat tips-tips penulisan yang dibagikan oleh Asma. Ia menyinggung, bahwa banyak orang yang pintar namun kepintarannya hanya tersimpan pada dirinya sendiri dan tidak ditularkan ke orang lain.
“Orang pintar banyak, namun orang pintar yang dapat bermanfaat dengan orang lain hanya sedikit,” singgungnya.
Ia juga berharap semakin banyak orang menulis, terlebih lagi menulis hal-hal yang bijak agar di negeri Indonesia tercinta semakin banyak juga bermunculan orang-orang yang bijak. Lebih lanjut ia berpesan, bahwa seorang penulis juga harus senang membaca buku. Ia meyakinkan, semakin banyak buku dan tulisan yang dibuat, semakin banyak banyak pula orang bijak yang menginspirasi di Indonesia.
Tidak ketinggalan, nikmatnya hidangan khas nusantara seperti lontong sayur, gorengan dan sambal, menjadi pelengkap acara pelatihan. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved