Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIRJEN Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah menegaskan pihaknya meminta perekaman biometrik jemaah umrah di tanah air oleh perusahaan VFS Tasheel dihentikan.
“Kami sudah sejak awal memintah agar dihentikan rekam biometrik jemaah umrah itu oleh VFS Tasheel. Karena data sudah ada di kami dan jangan berkali kali penduduk kita di ambil lagi data biometriknya,” tegas Zudan Arif Fakrullah menjawab Media Indonesia usai pertemuan dengan Mendikbud Muhadjir Effendy di Kemendikbud Jakarta, Selasa (22/1).
Baca juga: Kemenag dan Dirjen Imigrasi Ingin Penerapan Biometrik Ditunda
Zudan menegaskan perekaman biometrik tidak diperlukan lagi karena Ditjen Dukcapil Kemendagri telah memiliki data warga penduduk Indonesia.
“Jadi sudahlah kita kerjasama saja antara pemerintah Arab Saudi dengan pemerintah RI. Mari kita mudahkan semua layanan jemaah haji dan umrah dengan tidak perlu membayar. Kalau sekarang kan jemaah umrah dibiometrik harus membayar. Jadi mari kita lindungi warga kita juga,“ tegasnya.
Saat ditanya apakah jemaah umrah nantinya cukup dibiometrik di bandara tanah air saja atau cukup di Jeddah Arab Saudi,? Zudah menjelaskan bahwa tidak begitu prosesnya. “Kita kan mempunyai kerjasama antara pemerintah Arab Saudi dengan pemeritahb RI . Kalau butuh data biometrik kan tinggal minta saja ke kemendagri sebab data sudah sudah tersedia di Kemendagri,” pungkasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved