Kemendikbud dan Kemensos Kolaborasi Simulasi Mitigasi Bencana

Syarief Oebaidillah
17/1/2019 17:43
Kemendikbud dan Kemensos Kolaborasi Simulasi Mitigasi Bencana
( ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

DALAM rangka melaksanakan instruksi Presiden Jokowi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) akan menggelar simulasi nasional mitigasi bencana di sekolah.

Dijadwalkan akhir bulan ini para Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Kemensos akan diundang ke sekolah di semua jenjang mulai PAUD hingga SMA/sederajat guna memberikan simulasi bencana tersebut.

"Bapak Presiden telah menginstruksikan agar akhir bulan ini terwujud langkah konkret untuk gerakan mitigasi bencana nasional . Maka Menteri Sosial dan saya berkolaborasi mewujudkan itu, dengan bekerjasama dalam impelementasikan pendidikan kebencanaan di sekolah," kata Mendikbud Muhadjir Effendy usai menggelar pertemuan tertutup dengan Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita di Kemendikbud, Jakarta, Kamis (17/1).

Muhadjir mengutarrakan para Tagana selain melakukan simulasi juga diminta memberikan informasi tentang kebencanaan. Sekaligus memberikan pelatihan terkait berbagai teknik bencana, seperti menghindar, cara menyelamatkan diri dan lain-lain.

Guna mengoptimalkan simulasi, Kemendikbud juga melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), para guru, hingga masyarakat. Simulasi ini diperuntukkan semua jenjang pendidikan dan rencananya akan diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini mengutarakan setiap sekolah juga mempunyai Palang Merah Remaja dan Pramuka untuk dilibatkan. Dikatakan Modul 2019 tentang kebencanaan yang sudah disiapkan Kemendikbud akan diterapkan. Juga ada modul yang disusun bersama Unicef dan BNPB.

Pada kesempatan sama, , Mensos Agus Gumiwang mengemukakan pada gelaran simulasi nasional , unsur Tagana akan memberikan pengetahuan tentang karakeristik potensi bencana di daerah masing-masing. Selain itu, akan ada juga simulasi khusus bagi sekolah yang berada di daerah rawan bencana.

"Semoga simulasi nasional mitigasi bencana ini memberi pengetahuan yang cukup kepada siswa ketika menghadapi bencana," kata Agus Gumiwang.Politisi Golkar ini menambahkan , setidaknya terdapat sekitar 40 ribu Tagana inti dan 65 ribu sahabat atau relawan tagana yang akan terjun ke sekolah-sekolah dalam memberi simulai mitigasi bencana tersebut. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya