Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Kramat 128, Zubairi Djoerban mengatakan saat ini obat ARVyang diperuntukkan bagi pasien HIV/Aids sudah tersedia kembali di rumah sakit dan pusat layanan pengobatan.
"Beberapa waktu kemarin memang sempat stok obat tersebut habis. Sekarang sudah tersedia lagi di banyak rumah sakit atau pusat layanan pengobatan," terangnya.
Dia menuturkan, saat stok obat ARV habis, pasien HIV/Aids dapat mengkonsumsi obat lain di antaranya tenofovir ,lamivudine, efavirens dalam kemasan terpisah.
Kemudian tenofovir, lamivudine nevirapine, sedangkan obat lainnya yaitu duviral (isi zidovudine, lamivudine) dan efavirens serta duviral, nevirapine.
"Semua bagus hasilnya. Dokter yang mengobati akan menentukan pilihan obat pengganti yang paling cocok untuk ODHA," jelasnya.
Baca juga : Kelangkaan Obat ARV masih Berlanjut
Zubairi menjelaskan, pada dasarnya, obat ARV memiliki sejumlah varian resep, tergantung tingkat keparahan pengidap HIV/Aids.
Salah satunya Triple FDC, atau dikenal juga sebagai three in one yang isinya yaitu tenofovir, lamivudine, efavirens yang dikemas jadi satu.
"Beberapa orang dengan HIV AIDS (ODHA) minum triple FDC, banyak odha yAng lain, sejak lama minum salah satu dari empat pilihan obat tadi," ungkapnya. (OL-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved