Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDIRIAN fakultas kedokteran dianggap belum berdampak signifikan terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat untuk mendorong sistem kesehatan nasional. Hal itu disebabkan belum maksimalnya sinergi antara layanan di fasilitas kesehatan, pendidikan kedokteran, dan penelitian. Karena itu, perlu didorong adanya transformasi di bidang pendidikan kedokteran.
Demikian disampaikan Prof Dr dr Ratna Sitompul, SpM(K) dalam pidato ilmiah pada upacara pengukuhan sebagai Guru Besar Tetap Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di Kampus UI Salemba, Jakarta, kemarin.
Dalam pidato ilmiah berjudul Academic-Based Health System: Transformasi Pendidikan, Penelitian, dan Pelayanan Kesehatan di Indonesia untuk Penguatan Sistem Kesehatan Nasional itu Ratna mengatakan rumah sakit pendidikan dan fakultas kedokteran harus menyatukan misi pendidikan, penelitian, dan pelayanan.
“Semakin erat integrasi, semakin baik kinerja. Sebaliknya, semakin longgar integrasi, semakin buruk kualitas pelayanan, pendidikan, dan penelitian kedua institusi,” ujar Dekan FKUI pada 2008-2017 itu.
Ia menyampaikan, meskipun pendirian fakultas kedokteran sudah diawali dengan studi kelayakan, umumnya tidak memperhitungkan tantangan masalah kesehatan daerah.
Menurutnya, tidak terintegrasinya fasilitas kesehatan di tingkat primer hingga lanjutan menyebabkan upaya promotif atau pencegahan penyakit di masyarakat kurang efektif. Akibatnya, banyak pasien datang ke layanan fasilitas kesehatan ketika penyakit sudah berat, kronik, dan berujung pada tingginya beban biaya kesehatan.
Oleh karena itu, institusi pendidikan dan rumah sakit terutama rumah sakit pendidikan perlu menerapkan academic based health system (AHS) yakni mengintegrasikan sistem pendidikan dengan pelayanan di fasilitas kesehatan sekunder dan primer.
Di Indonesia, AHS diterapkan sejak 2010 yang dimulai FKUI dan RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo. Saat ini, imbuhnya, telah ada AHS di lima universitas, yaitu UI, Universitas Padjajaran, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, dan Universitas Hasanuddin dengan kekhasan program masing-masing.
Meski demikian, diungkapkan Ratna, ada beberapa kendala integrasi dalam AHS, di antaranya dianggap sebagai pekerjaan tambahan oleh universitas, rumah sakit pendidikan, dan pemerintah daerah. (Ind/X-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved