Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pariwisata mengimbau wisatawan minat khusus, terutama para pendaki, untuk berhati-hati terhadap cuaca ekstrem yang melanda Indonesia sehingga bisa membuat wisatawan mengalami hipotermia. Selain hipotermia, jalur yang licin di tengah cuaca ekstrem juga menjadi tantangan saat pendakian.
"Kami mengimbau para pendaki untuk berhati-hati dan lebih memperhatikan peraturan yang dikeluarkan pengelola sejumlah lokasi pendakian di Indonesia," kata Ketua Tim Tourism Crisis Center (TCC) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Guntur Sakti di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, hipotermia mengancam karena curah hujan yang tinggi ditambah angin kencang membuat suhu lebih dingin, termasuk di gunung dan jalur pendakian. Sejumlah pendaki mengalami hipotermia di beberapa gunung yang menjadi favorit wisatawan, antara lain Gunung Semeru dan Gunung Slamet.
Hipotermia merupakan kondisi suhu tubuh yang menurun hingga di bawah 37 derajat celsius yang menjadi suhu tubuh normal manusia. Oleh karena itu, wisatawan harus mengutamakan arahan pengelola lokasi wisata dan melakukan persiapan matang atas semua kebutuhan untuk melakukan pendakian, mulai logistik, peralatan, hingga perlengkapan mendaki. "Juga perhatikan karakter jalur dan trek jalur pendakian yang akan didaki," ujar Guntur. Meski demikian, ia memastikan hingga saat ini tidak ada wisatawan minat khusus yang mengalami kendala serius.
Kemenpar, lanjutnya, akan terus memantau lokasi-lokasi pendakian yang menjadi favorit wisatawan. TCC Kemenpar juga akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga dan pihak-pihak terkait lainnya untuk memantau perkembangan jalur pendakian di Indonesia.
Ia mengungkapkan, Indonesia memiliki daya tarik wisata alam yang sangat tinggi. Keindahan puncak gunung serta lanskap yang ada di bawahnya selalu menarik wisatawan Nusantara maupun mancanegara untuk berkunjung. Saat ini berwisata juga identik dengan kebutuhan untuk diakui yang terkadang ekstrem dan berbeda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved