Doni Monardo Fokus Mitigasi Bencana

MI
10/1/2019 07:50
Doni Monardo Fokus Mitigasi Bencana
(MI/Ramdani)

MENJADIKAN warga masyarakat sadar terhadap bencana menjadi fokus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo.

Selain itu, Doni juga akan melibatkan para ahli terkait dengan mitigasi yang tepat untuk meminimalisasi risiko bencana.

"Ancaman geografi adalah bencana alam karena kita berada di ring of fire dan patahan lempeng serta banyak gunung api aktif. Harus ada kerja sama terintegrasi, termasuk dengan pakar, untuk memastikan potensi bencana di berbagai daerah sehingga (kita) dapat menemukan mitigasi yang tepat untuk setiap daerah," kata Doni seusai serah terima jabatan dengan Kepala BNPB sebelumnya, Willem Rampangilei, di Graha BNPB, Jakarta Timur, kemarin.

Menurut Doni, setiap daerah memiliki ancaman bencana berbeda dan mitigasi yang juga berlainan.

Dengan demikian, setiap pola mitigasi nanti diterapkan dalam bentuk pelatihan hingga ke tingkat rukun warga (RW), termasuk tentang ancaman bencana di setiap daerah.

"Nanti pelatihan bisa sampai ke tingkat desa dan RW. Masyarakat harus mendapat informasi bencana," lanjut Doni.

Willem Rampangilei menambahkan, memasukkan pendidikan kebencanaan ke kurikulum merupakan langkah tepat untuk menekan risiko.

Akan tetapi, hal itu membutuhkan koordinasi yang rapi dengan berbagai kementerian dan lembaga.

"Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga perlu perhatian khusus."
Willem melanjutkan, kini sekitar 60 juta jiwa tinggal di kawasan rawan banjir, 40 juta di kawasan rawan tanah longsor, 3,5 juta jiwa di kawasan rawan erupsi gunung api, dan 5,4 juta jiwa di wilayah rawan tsunami.

Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Perpres No 1 Tahun 2019 untuk mengakomodasi keterlibatan anggota TNI aktif ke dalam BNPB. Perpres baru yang menggantikan Perpres Nomor 8/2008 mengenai BNPB itu menyebutkan Kepala BNPB dijabat PNS, TNI, Polri, dan profesional. Menko Polhukam juga menjadi dewan pengarah bersama Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Presiden menegaskan Kepala BNPB merupakan jabatan setingkat menteri.

"Dilantik presiden dan setingkat menteri. Saya ingin melihat manajemen yang kuat dan tindakan cepat di lapangan," kata Presiden Jokowi. (Sru/Pol/Pro/X-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya