Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA BNPB yang baru saja dilantik Doni Monardo akan fokus menciptakan masyarakat yang sadar bencana termasuk mitigasi sesuai dengan ancaman bencana yang bisa terjadi di setiap daerah. Penguatan pengurangan resiko bencana menurutnya tidak bisa lepas dari penelitian yang dilakukan oleh para ahli. Dari penelitian tersebut selanjutnya dapat dilakukan mitigasi yang tepat.
"Ancaman geografi adalah bencana alam kita berada di ring of fire dan patahan lempeng serta banyak gunung api yang masih aktif. Harus ada kerja sama yang terintegrasi termasuk dengan para pakar untuk memastikan potensi bencana di berbagai daerah. Sehingga dapat menemukan mitigasi yang tepat di setiap daerah," jelasnya.
Setiap daerah lanjutnya memiliki ancaman bencana yang berbeda serta mitigasi yang juga berbeda. Mitigasi yang akan diimplementasikan dalam bentuk pelatihan hingga ke tingkat RW termasuk tentang ancaman bencana di daerah.
"Ancaman di setiap daerah berbeda. Nantinya pelatihan ini bisa sampai ke tinggak desa dan RW, informasi tentang ancaman bencana juga harus diketahui oleh masyarakat," imbuhnya seusai serah terima jabatan, Kamis (9/1).
Sementara itu mantan kepala BNPB Willen Rampangile menuturkan rencana memasukan pendidik bencana ke dalam kurikulum merupakan langkah pengurangan resiko bencana yang tepat.
"Ini langkah yang tepat untuk memahami bencana dan kunci utama pengurangan resiko bencana," tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan dibutuhkan referensi atau petunjuk yang bisa mengkoordinasikan seluruh upaya pengurangan bencana dengan 32 kementerian. Selain itu peningkatan kualitas sumber daya manusia juga harus menjadi perhatian khusus.
"Harus diintegrasikan melalui rencana induk penanggulangan bencana 2015-2045. Maka sejak 2017 dibangun poltek penanggulangan bencana dimulai 2019," terangnya.
Dia mengungkapkan 60 juta jiwa tinggal di kawasan rawan banjir, 40 juta kawasan rawan longsor, 3,5 juta jiwa rawan erupsi gunung merapi dan tsunami 5,4 juta jiwa. Tingkat bencana pun menurutnya semakin meningkat dan kompleks.
"2572 kali kejadian bencana selama 2018, 4814 orang hilang. Dampak ini sangat masif jika kita cermati karakter bencana meningkat dan memang setiap bencana memiliki karakter yang tidak sama. Upaya penanggulangan adalah proses yang harus dilakukan secara terus menerus, dinamis dan ketidakpastian," ungkapnya.
Perilaku masyarakat yang belum sadar bencana menjadi tantangan tersendiri serta multidimensional. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved