Pemerintah RI Telah Meminta Arab Saudi Tunda Visa Biometrik

Syarief Oebaidillah
04/1/2019 17:21
Pemerintah RI Telah Meminta Arab Saudi Tunda Visa Biometrik
(ANTARA)

PEMERINTAH RI melalui Kementerian Agama telah meminta pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Haji untuk menunda pemberlakuan kebijakan visa biometrik di Indonesia.

“Karena menyulitkan jemaah umrah dan haji kita. Melalui surat resmi yang saya tandatangani dan juga langsung saya sampaikan pada Menteri Haji Arab Saudi saat bertemu di Saudi akhir Desember 2018, kami menyatakan bahwa persyaratan visa biometrik umrah dan haji amat memberatkan jemaah mengingat jemaah kita tersebar di daerah amat luas dan kepulauan,” ungkap Menag Lukman Hakim Saifuddin menjawab wartawan usai acara Peringatan Hari Amal Bakti ke 73 di Kemenag, Jakarta, Jumat (4/1).

Baca juga: Visa Biometrik Dinilai Bermasalah, PATUHI akan Boikot Umrah

Pihaknya berharap proses penerbitan visa seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya dilaksanan di akhir menjelang jemaah bertolak ke tanah suci di bandara atau di embarkasi masing masing.

“Pemerintah Arab Saudi sedang mempertimbangakan permintaan ini. Namun bagaimana pun kita harus menghormati dan menghargai sepenuhnya otoritas pemerintah Arab Saudi, sembari kita tetap meminta dan memohon agar kebijakan ini tidak diterapkan saat ini karena sangat membebani dan memberatkan jemaah umrah dan jemaah haji kita, “pungkasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya