Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menargetkan rehabilitasi hutan dan lahan besar-besaran pada tahun ini. Sekitar 207.000 hektare lahan akan direhabilitasi untuk mengikis luasan lahan kritis yang ada dan mengurangi resiko bencana.
"Rehabilitasi akan difokuskan pada 15 daerah aliran sungai (DAS) prioritas, 15 danau prioritas, 65 dam/bendungan, dan daerah-daerah rawan bencana," kata Direktur Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung (PDASHL) KLHK IB Putera Parthama, melalui keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Selasa (1/1).
Baca juga: Luas Hutan Sosial Meningkat 5 Kali Lipat di Era Jokowi
Kegiatan rehabilitasi akan dilakukan baik di dalam dan luar kawasan hutan antara lain melalui restorasi ekosistem gambut, pemulihan kawasan dataran tinggi rawan bencana longsor dan banjir, serta pemulihan bekas kebakaran hutan dan lahan.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal PDASHL, luas lahan kritis di Indonesia terus menurun. Pada 2018, luas lahan kritis tercatat seluas 14,01 juta hektare. Luas lahan kritis itu menurun dari 2014 yang tercatat 27,2 juta hektare. Sebelumnya, pada 2009 luas lahan kritis tercatat berada pada angka 30,1 juta hektar.
Menurut Putera, kegiatan rehabilitasi lahan perlu terus digencarkan. Hal itu untuk menambah daya dukung lingkungan. Ia menambahkan, selama periode 2015-2018, pemerintah telah melakukan kegiatan rehabilitasi dengan total wilayah seluas 102.838 hektare.
"Apabila DAS rusak itu adalah dampak dari kegiatan semua sektor. Semua harus menyadari bahwa kerusakan DAS ini adalah ulah kita bersama, sehingga harus diatasi bersama-sama dan koordinasi lintas sektor,” ujarnya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved