Gempa 7,1 SR Melanda Filipina tidak Berdampak Tsunami

(AFP/I-1)
30/12/2018 11:15
Gempa 7,1 SR Melanda Filipina tidak Berdampak Tsunami
(MI/ROMMY PUJIANTO)

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan gempa dengan kekuatan 7,1 pada skala Richter di perairan Filipina. Pusat gempa tepatnya di 193 kilometer di sebelah timur Kota General Santos di Filipina atau 201 kilometer timur laut di Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (29/12) pukul 11.39 Wita.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menyebut pusat gempa pada kedalaman 69 kilometer. Pasific Tsunami Warning Center milik The National Weather Service telah mengeluarkan peringatan dini tsunami. Namun, peringatan dini tsunami tak dikeluarkan oleh Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini tsunami karena gempa tidak berpotensi tsunami," kata Sutopo, Sabtu (29/12).

Gempa terasa hingga Provinsi Davao Oriental dan Davao Ocidental, Filipina, dalam skala intensitas V MMI. Guncangan gempa juga dirasakan masyarakat Indonesia, seperti di Melonguane Kep Talaud dalam skala intensitas IV MMI, Tahuna, Kep Sangihe intensitas III-IV MMI, Siau Sitaro, Tobelo, Morotai, intensitas III MMI, sedangkan Manado, Ternate, Jailolo intensitas II MMI.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina memperingatkan adanya gangguan di permukaan laut seperti arus yang kuat, serta naik dan turunnya gelombang sangat mungkin terjadi.

Lembaga pemerintah Filipina menganjurkan agar warga menjauh dari wilayah pesisir dan mereka yang tengah melaut diminta tetap berada di daerah lepas pantai. "Tsunami berbahaya dari gempa ini mungkin terjadi sekitar 300 km dari episentrum gempa di sepanjang garis pantai Indonesia dan Filipina," kata Pacific Tsunami Warning Center.

Kota-kota di selatan negara itu merasakan kuatnya guncangan, tetapi kantor pertahanan sipil tidak memiliki laporan langsung kerusakan atau korban dari gempa tersebut.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyatakan kemungkinan kecil korban dan kerusakan meskipun memperingatkan gempa baru-baru ini di daerah itu menyebabkan tanah longsor.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya