Praktikkan Kesetiakawanan Sosial

(Ros/Ind/H-1)
21/12/2018 05:15
Praktikkan Kesetiakawanan Sosial
(ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)

MENTERI Sosial Agus Gumiwang mengajak masyarakat untuk mempraktikkan nilai-nilai kesetiakawanan sosial dalam hidup sehari-hari, dan jangan hanya muncul saat peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN).

"Kesetiakawanan sosial itu bukan cuma muncul dalam peringatan setiap 20 Desember. Saya harap bapak dan ibu mempraktikkannya setiap hari di lingkungan masing-masing," katanya pada peringatan HKSN di Gorontalo, kemarin.

Menurutnya, nilai-nilai kese-tiakawanan sosial bertumpu pada dua hal, yakni cinta dan kesetiaan. Cinta terhadap Tanah Air meluruhkan segala konflik dan menyatukan perbedaan, keberagaman budaya, dan agama, dalam menjaga NKRI.

"Cinta akan Tanah Air berarti melindungi segenap bangsa Indonesia, setia terhadap Pancasila, NKRI, UUD 45, dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Agus pada acara yang dipusatkan di GOR David-Tonni dan dihadiri ribuan perwakilan dari seluruh Indonesia.

Saat ini, lanjut Agus, peringatan HKSN diperlukan sebagai upaya perekat keberagaman dan menggugah empati atas kesulitan orang lain secara bersama-sama melalui aksi nyata. Selain itu, juga dapat mendorong keberagaman menjadi kekuatan guna mewujudkan persatuan dan kesatuan nasional.

Sementara itu, akademisi Yudi Latif pada malam refleksi kesetiakawanan sosial mengatakan, dalam kesetiakawanan sosial tersimpan rahasia. Saat RI baru berdiri, kas negara masih kosong. Namun, banyak tokoh dan masyarakat menyumbangkan harta mereka demi membangun negara. Oleh karena itu, dalam waktu 10 tahun, atau pada 1955 Indonesia mampu memimpin Konferensi Asia Afrika.

Menurutnya, sebesar apa pun problem yang dihadapi bangsa Indonesia bisa diselesaikan dengan dua cara, yakni semangat persatuan dan berbagi.

Pada rangkaian HKSN 2018, Kemensos juga memberikan penghargaan kepada pilar-pilar sosial, tokoh, individu, dan lembaga yang kiprahnya telah menginspirasi, konsiten berjuang di bidangnya, dan menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai kesetiakawanan sosial dalam berbagai bidang.

Perigatan HKSN juga dihadiri Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Wakil Gubernur Idris Rahim, Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin, Kapolda Gorontalo, para kepala dinas sosial, dan tokoh masyarakat.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya