Kolaborasi Mewujudkan Kemudahan Masyarakat Menempuh Pendidikan

Syarief Oebaidillah
19/12/2018 21:55
Kolaborasi Mewujudkan Kemudahan Masyarakat Menempuh Pendidikan
(Ist)

RISET yang dilakukan PT Haruka Evolusi Digital Utama (Haruka EDU) pada 2018 menyebutkan, 79% lulusan SMA/SMK yang bekerja tertarik untuk melanjutkan kuliah. Namun, 66% dari keseluruhan responden mengaku terkendala biaya.

Selain itu, Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi di Indonesia baru mencapai 31,5%, hal ini tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Memasuki era industri 4.0 dengan perkembangan teknologi berciri sistem digital, artifisial, virtual, dan berskala global maka peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi syarat utama dan amat penting.

Guna mengejar itu, diperlukan akses pendidikan luas agar SDM di Tanah Air meningkat pendidikannya, dalam kaitan ini guna memmberi kemudahan anggota masyarakat meraih pendidikan yang lebih baik Haruka EDU menjalin kerja sama dengan BFI Finance.

"Kami dari BFI Education memberikan solusi bagi masyarakat guna merencanakan kebutuhan dana pendidikan agar membantu masyarakat menempuh pendidikannya," ungkap Yefta Bramiana, Business Development Head BFI Finance usai penandangan kerja sama (MoU) dengan Novistiar Rustandi, CEO Haruka EDU, sekaligus Pintaria, di Jakarta, Rabu (19/12).

Melalui keterangan tertulis yang diterima hari ini, Yefta mengutarakan kolaborasi bersama Haruka EDU bertujuan untuk menyediakan akses pembiayaan pendidikan yang inklusif agar anggota masyarakat mendapat kemudahan dalam akses pendidikan formal maupun informal.

Dikatakan, pihaknya menyikapi digitalisasi mengubah pola kehidupan sehari-hari termasuk bidang pendidikan, BFI Education memberikan sarana inklusi pendidikan dengan menggandeng Pintaria yang mengakomodir kebutuhan masyarakat untuk kuliah dengan metode blended learning, yakni campuran antara pembelajaran online dan tatap muka.

Dengan metode ini, masyarakat akan dapat mengakses materi kuliah kapan saja dan di mana saja. Selain itu, hanya membutuhkan sekali dalam seminggu melaksanakan perkuliahan di kelas. Melalui metode ini, masyarakat diharapkan bisa meraih gelar sarjana untuk taraf hidup lebih baik yang dibantu oleh layanan pembiayaan BFI Education.

Hemat dia, target dari kerja sama ini ditujukan bagi masyarakat yang berniat melanjutkan pendidikan S1, S2, atau pun mengambil kursus. Pada tahap awal, program ini menyasar masyarakat di daerah Jabodetabek terlebih dulu. Selanjutnya akan menyusul ke daerah lainnya.

Yefta melanjutkan guna mendapatkan kemudahan pembiayaan dana kuliah dari BFI Education, masyarakat cukup masuk dengan mengunduh ke Pintaria.com dengan memilih jurusan dan universitas mitra yang diminati, lalu mengisi data diri, dan pilih BFI Education sebagai pilihan pembiayaan.

Setelah proses tersebut dilakukan, Novistiar menambahkan, berikutnya pihak Pintaria dan BFI Finance akan menghubungi pendaftar guna proses kelengkapan data dan proses pembiayaan. Dikatakan saat ini, Pintaria telah bekerja sama dengan sembilan universitas di Jakarta dan Bandung dalam penyelenggaraan kuliah blended learning.

"Kami dari Haruka Edu dan BFI Finance berharap kolaborasi berdampak positif bagi masyarakat luas sekaligus wujud kontribusi kami berpartisipasi memajukan pendidikan tinggi di Tanah Air," pungkas Novistiar. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya