Yayasan Ciri Peringati Hari Ibu bersama Generasi Z

Ghani Nurcahyadi
16/12/2018 19:15
Yayasan Ciri Peringati Hari Ibu bersama Generasi Z
(Ist)

PARA ibu yang tergabung dalam Yayasan Citra Kartini Indonesia (Ciri) berbaur bersama kaum centenial  atau generasi Z melakukan kegiatan masak memasak,  yang dikemas dalam bentuk 'Mother’s Day with Centennial' dalam rangka memperingati

Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember. Dalam acara itu, kaum centenial, yang lahir pada 1990-an hingga pertengahan 2000-an, mempraktikkan cara memasak yang baik, hiegenis, bergizi, dan berkualitas.

“Kami gembira, kaum centenial dapat membuktikan kecintaannya pada orangtua melalui kegiatan masak memasak,” kata Ketua Yayasan  Ciri, Ayu Heni Rosan, di Jakarta, Minggu (16/12).

Ayu mengatakan, kegiatan masak memasak yang  dilakukan para ibu bersama para generasi centenial,  dipandu Chef Mika Hadi.

“Pada era digital saat ini, generasi centennial  mampu membuktikan kemampuan mereka memasak. Menunya  sederhana, bergizi, dan sehat. Dan,  yang terpenting adalah hasilnya disukai anak-anak,” jelas dia.

Ia juga mengapresiasi, kemampuan generasi centenial  bersama sang ibu meramu, memasak, dan menyajikan makanan.

Kegiatan itu didukung Teka, sebuah perusahaan penyedia solusi integrasi dapur rumah tangga dan dapur profesional bersama minyak goreng Oryza Grace' Rice Bran Oil.

Sementara itu, salah seorang peserta, Raisya Saraswati Roeslani, mengaku bangga dapat menghidangkan salad okra farmer sayur kale (super food) yang sehat dan tidak mengandung pestisida.

“Sebenarnya, saya kurang menyukai sayuran. Setelah membuat salad okra farmer, saya langsung mencicipinya. Ternyata, sayuran itu enak dan menyehatkan,” kata Raisya bangga.

Raisya, yang juga Founder Ciri Centenial, menyatakan, anak perempuan wajib kembali ke dapur untuk memasak.

“Belajar memasak itu menyenangkan, apalagi kalau kita bersekolah di luar negeri. Kita harus mandiri. Melakukan pekerjaan sehari-hari, terutama memasak sendiri. Tidak ada pembantu,” jelas Raisya.  

Selain Raisya, turut pula pada kegiatan itu, generasi centenial lainnya yang hadir bersama sang bunda. Mereka adalah Keisya bersama ibunya Dara Ipang Wahid, Neishia dan Sendy Yusuf, Sarah didampingi sang ibu Diana Ruhut,  Kyla beserta ibunya Yana Kurnia, Alea bersama Andrea Sisca, dan Alisa yang hadir didampingi Hilda Wisnu.

Ayu berharap, melalui kegiatan masak memasak,  hubungan antara ibu dan anak semakin akrab dan saling mengapresiasi satu sama lainnya.

“Sulit dibayangkan, betapa menariknya kalau ibu dan putrinya memasak bersama, biarpun masakannya sederhana. Pasti lebih fun dan menjadi ajang berbagi bersama keluarga,” katanya.

Kehadiran Citra Kartini Indonesia untuk mendukung Program Nawacita pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) agar kaum perempuan Indonesia lebih berperan di bidang ekonomi kreatif dan perubahan iklim.

Selain itu, Ciri juga mengharapkan kaum perempuan dalam mewujudkan peran perempuan dalam keluarga sebagai garda terdepan yang penuh daya cipta dan kreativitas dalam meningkatkan produktivitas, daya saing, dan kemandirian ekonomi. (RO/OL-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya