Kedaulatan Sebuah Keharusan

Suryopratomo
17/12/2018 14:06
Kedaulatan Sebuah Keharusan
()

KEDAULATAN di laut dan udara merupakan sesuatu yang harus diperjuangkan untuk memperkuat kedaulatan wilayah. Tanpa ada kedaulatan yang menyeluruh, maka keberadaan negara menjadi tidak ada artinya karena negara lain akan seenaknya mengeksploitasi kekayaan yang dimiliki negara kita.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyampaikan pandangan saat menghadiri peluncuran buku karya mantan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal (Purn) Chappy Hakim di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Senin (17/12). Tiga buku baru yang diluncurkan Chappy bertepatan dengan ulang tahunnya ke-71 adalah “Menata Ulang Penerbangan Nasional”, “Penegakan Kedaulatan Negara di Udara”, dan “Tol Udara Nasional”.

Baca juga: Kerja Sama KPK-Kemensos untuk Awasi Bansos

Peluncuran buku ke-23 karya Chappy Hakim dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil KSAU Marsdya Weiko Sofyan, mantan Kepala BIN AM Hendropriyono, mantan Menhub Yusman Syafii Djamal, dan mantan Dubes Indonesia untuk Republik Ceko Salim Said.

Kolonel Penerbang Dr Supri Abu yang menulis buku bersama Chappy Hakim menguraikan, kedaulatan wilayah udara Indonesia belum sepenuhnya diterapkan. Ini berbeda dengan wilayah laut yang dalam empat tahun terakhir terasa sekali sosok ke-Indonesia-annya di mana para pelanggarnya bisa ditangkap dan bahkan ditenggelamkan.

Salah satu contoh adalah wilayah di sekitar Laut China Selatan yang dipakai sebagai tempat latihan angkatan udara Singapura. “Kita belum bisa mengambil alih wilayah itu karena selalu diklaim sebagai daerah latihan tradisional,” kata Supri Abu.

Menteri Susi menjelaskan, pada awalnya Singapura juga menyatakan tempat itu sebagai daerah penangkapan ikan tradisional. Namun Susi menjelaskan, ia menyampaikan kepada Dubes Singapura bahwa nelayan Indonesia juga menganggap wilayah perairan Australia dan Madagaskar sebagai daerah penangkapan ikan tradisional.

“Tetapi Pemerintah Australia tidak pernah mau mengakui dan menangkap nelayan-nelayan Indonesia,” kata Menteri Susi.

Atas dasar itu, Susi berpendapat, kita tidak boleh berkompromi dengan yang namanya kedaulatan. “Kita harus sama-sama menjaganya karena itulah harga diri bangsa dan itulah yang akan membawa kita untuk maju,” kata Susi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang hadir pada peluncuran kemarin mengatakan, Presiden Joko Widodo menegaskan benar soal perlunya kita menjaga kedaulatan nasional. Presiden menugaskan dirinya untuk menegakkan kedaulatan udara Indonesia. Buku-buku yang ditulis  Chappy Hakim memberi peneguhan tentang perlunya kita untuk menjalankan tugas untuk menegakkan kedaulatan nasional.

Baca juga: Miss Filipina Juara Miss Universe 2018

Chappy Hakim berpandangan, perlu adanya lembaga yang memperhatikan persoalan kedaulatan negara di bidang udara. Apalagi konstitusi tidak pernah menegaskan wilayah udara sebagai kedaulatan Republik Indonesia.

“Bila dimungkinkan kita membentuk Menko Penerbangan atau Kementerian yang mengkoordinasikan bagaimana menegakkan kedaulatan negara di udara,” kata Chappy. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya