Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGIAN besar sekolah dan madrasah di Tanah Air atau 55,31% terakreditasi B dan hanya sebagian kecil yang masuk akreditasi A. Selain itu, masih ada sekolah dan madrasah yang tidak terakreditasi, bahkan tercatat 705 yang tutup.
Demikian hasil akreditasi terhadap 51.979 sekolah dan madrasah tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA dan sederajat yang dilakukan Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah (BAN-SM). Sebanyak 51.979 sekolah dan madrasah itu terakreditasi hingga 10 Desember lalu dari total kuota awal sebanyak 54 ribu.
"Secara nasional hasil akreditasi tahun 2018 didominasi peringkat B untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK," kata Ketua BAN-SM Toni Toharudin di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, kemarin.
Secara rinci ia menyebutkan, dari hasil akreditasi jenjang SD/MI, yang terakreditasi peringkat A sebanyak 19,77%, B 61,62%, C 16,03%, dan yang tidak terakreditasi sebesar 2,58% dari 35.903 sekolah dan madrasah yang diakreditasi.
Di jenjang SMP/MTs, peringkat terakreditasi A tercatat 20,85%, B 40,49%, C 32,20%, dan tidak terakreditasi sebanyak 6,46%, dari 10.022 yang diakreditasi. Di tingkat SMA/MA yang terakreditasi A sebanyak 27,29%, B 40,10%, C 27,10%, dan yang tidak terakreditasi 5,51% dari 4.122 sekolah dan madrasah yang diakreditasi.
Sementara itu, pada jenjang SMK yang akreditasinya A sebanyak 18,06%, B 47,20%, C 28,16%, dan yang tidak terakreditasi tercatat 6,57% dari 1.932 sekolah yang diakreditasi. Sekolah yang tidak terakreditasi atau tidak mendapat akreditasi, antara lain karena sekolah tersebut tidak memenuhi kriteria penilaian akreditasi. "Dari total 51,979 sekolah madrasah yang diakreditasi pada 2018, persentase rata-rata nasional peringkat B sebesar 55,31% dan peringkat A 20,51%," ujarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved