Pahami Revolusi Teknologi 4.0

(Dhk/H-1)
12/12/2018 06:30
Pahami Revolusi Teknologi 4.0
( MI/Susanto)

HUMAS mempunyai peran penting dalam menyebarkan informasi dan membangun citra institusi. Oleh karena itu, di era revolusi teknologi seperti sekarang humas harus memahami dan beradaptasi terhadap setiap perubahan.

"Humas fungsinya sangat critical dan kini bergerak di era teknologi serbacepat. Itu harus diantisipasi," kata Kepala Balitbang Kementerian Perindustrian Ngakan Timur Antara dalam Konvensi Nasional Humas (KNH) 2018 di Gedung Djakarta Theater, Jakarta, kemarin.

Menurutnya, banyak pekerjaan dalam revolusi teknologi 4.0 bakal dominan diperankan mesin. Pekerjaan rutin bakal digantikan robot, sementara pekerjaan humas yang mengandalkan kreativitas tetap membutuhkan peran manusia.

"Pekerjaan yang bersifat perencanaaan, mengandalkan feeling dan intuisi, tidak tergantikan. Sentuhan atau kehadiran manusia masih tetap penting," ucapnya.

Ia juga mengatakan peran humas lembaga pemerintah kini tidak lagi sekadar membangun citra institusi, tapi juga bangsa dan negara. Narasi-narasi positif yang didukung fakta dan data sangat dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing bangsa di mata dunia.

"Kalau informasinya negatif terus, bagaimana investor mau masuk? Karena akan ada ketidakpastian. Kita harus menghadirkan kepastian dan iklim tenaga kerja berkualitas, tapi tetap berdasarkan fakta," ujarnya.

Di era revolusi teknologi 4.0 humas juga wajib menguasai komunikasi digital. Agar pesan yang disampaikan berdampak luas, strategi komunikasi perlu dikemas dan dikomunikasikan secara cepat, kreatif, atraktif, dan tepat sasaran.

Menurut Kasubdit Humas Perpajakan Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Ani Natalia, komunikasi digital menyimpan kekuatan besar yang bila dioptimalkan akan berdampak besar bagi institusi. Oleh karena itu, pihaknya memanfaatkan berbagai kanal digital untuk berkomunikasi dengan masyarakat dari berbagai lapisan.

Setiap unit kantor Ditjen Pajak, ujarnya, kini memiliki akun media sosial yang berfungsi menyebarkan informasi perpajakan kepada publik, sekaligus untuk melawan kampanye negatif.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya