Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan menghendaki adanya Perekrutan CPNS guru setiap tahun. Sebab, setiap tahun ribuan hingga puluhan ribu guru memasuki usia pensiun.
Jika moratorium CPNS dilakukan hingga lima tahun seperti yang pernah dilakukan oleh pemerintah sebelumnya, maka sekolah akan kekurangan guru. Dampak negatif yang terjadi ialah sekolah merekrut guru honorer tanpa ketentuan dan seleksi resmi hingga menimbulkan pembengkakkan jumlah tenaga honorer yang kurang cakap seperti yang terjadi saat ini.
"Jadi jangan sampai kita moratorium CPNS guru lagi. Setiap tahun harus ada perekrutan khusus guru," kata Muhadjir di Kemendikbud, Senin (10/12).
Baca juga: Presiden: Guru Menjadi Kunci Pembangunan SDM
Ia menegaskan, tahun ini akan ada 42 ribu guru yang memasuki usia pensiun. Sementara, tahun depan sebanyak 54 ribu guru akan pensiun. Oleh karena itu, menurutnya pemetaan perekrutan guru harus sudah terproyeksikan hingga jangka panjang. Sehingga, nantinya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) bisa cepat menentukan formasi kebutuhan guru di daerah.
"Selain data itu, saya juga ingin buat sistem bersama Kemen PAN RB untuk merekrut guru setiap tahun untuk mengganti yang pensiun, meninggal, dan mengundurkan diri. Paling tidak yang pensiun yang angkanya sudah pasti bisa kita minta," terangnya.
Selain membahas mengenai perekrutan guru dengan Kemen PAN RB, Muhadjir juga akan membereskan pekerjaan rumah terkait anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) kepada daerah yang terus membengkak tiap tahun padahal banyak guru yang pensiun.Pihaknya akan membicarakan hal ini dengan Kementerian Keuangan karena mencurigai adanya kebocoran anggaran.
Selain itu, Muhadjir pun ingin segera meningkatkan kualitas guru yang masih honorer, belum bersertifikat profesi, maupun guru PNS namun belum bersertifikat profesi.
"Banyaknya jumlah guru honorer ini membuat anggaran yang seharusnya untuk operasional sekolah dialihkan untuk gaji guru honorer. Makanya, dananya jadi tidak efektif. Jadi percepatan peningkatan status honorer ini juga yang mau kita kejar," tandasnya.(OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved