Peran Humas Harus Ikuti Tantangan di Era Industri 4.0

Syarief Oebaidillah
04/12/2018 18:15
Peran Humas Harus Ikuti Tantangan di Era Industri 4.0
(Ist)

MEMASUKI kemajuan global dan teknologi di era revolusi industri 4.0 berbagai kalangan profesi mesti berbenah diri dan meningkatkan kemampuan diri. Di antaranya profesi bidang kehumasan.

"Dunia kehumasan saat ini berubah dengan sangat cepat. Menjadi seorang humas tidak cukup hanya mampu membuat rilis, membuat konferensi pers, tetapi humas harus paham bisnis model yang sedang berkembang, regulasi, pendanaan, tren pasar, dan hal penting lainnya," papar Dian Noeh Abubakar, praktisi humas sekaligus Founder, CEO, Inclusion Driver at Kennedy, Voice and Berliner pada Seminar Nasional Kehumasan yang diselenggarakan BEM Program Studi D3 Hubungan Masyarakat Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Kampus Universitas Negeri Jakarta, Senin (3/12).

Melalui keterangan tertulis yang diterima hari ini, Dian mengutarakan bahwa era revolusi industri 4.0 dikenal sebagai era disrupsi yang sedang hangat dibicarakan.

Dian mengaku khawatir kalangan universitas, khususnya mahasiswa, banyak yang belum siap menghadapi era 4.0 tersebut. Akan tetapi, adanya tantangan ini sekaligus menjadi peluang dan kesempatan.

"Bagi saya, disruption ini menjadi sebuah kesempatan. Challenge itu adalah sebuah opportunity. Humas harus berpikir progresif ke depan dan cuek," tegas Dian.

Kegiatan seminar ini diikuti 280 peserta yang juga menghadirkan pembicara lainnya, antara lain Ludwig Suparmo, pelaku dan peneliti bisnis Public Relation.

Ludwig menjelaskan bahwa di era 4.0, PR is story telling, yang berarti di zaman modern sekarang ini seorang humas harus memiliki kreativitas dalam menghadapi krisis yang berdasarkan data yang akurat dan faktual.

"Revolusi industri 4.0 adalah tantangan bagi masyarakat saat ini, khususnya bagi mahasiswa atau generasi milenial. Keterbatasan teknologi akan memunculkan masalah baru. Cara humas berkomunikasi sekarang adalah dengan story telling, dengan menggunakan berbagai macam saluran," jelas Ludwig.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNJ, Muhammad Zid, dalam sambutannya, mengajak para mahasiswa sebagai calon praktisi kehumasan untuk memahami tantangan yang akan dihadapi humas di era 4.0.

"Saya berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan kegiatan ini guna mendapatkan informasi dan pengetahuan serta pengalaman sebanyak-banyaknya sebagai bekal menghadapi dunia kerja nanti," pungkasnya. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya