Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan dirinya merasa siap untuk menjalankan amanat yag diberikan oleh Presiden Joko Widodo secara spontan dalam acara peringatan disabilitas internasional di Bekasi hari ini.
Dalam pidatonya, Kepala Negara mengistruksikan Mensos untuk merealisasikan ide yang pernah diusulkan kepada dirinya 4 tahun silam, yakni membuat industri yang sepenuhnya dikelola oleh penyandang disabilitas.
"Tadi itu tugas dari Presiden yang secara spontan ditugaskan kepada saya dalam pidatonya didepan publik, dan saya siap menjalankan perintah tersebut dan akan berupaya sekuat tenaga untuk menjalankan amanah tersebut," tutur Agus di Jakarta, Senin (3/12).
Agus menjelaskan ide Presiden adalah membangun suatu kompleks industri yang akan di bangun dan di fasilitasi oleh pemerintah. Namun perbedaannya setelah menjadi industri yang berjalan 100% akan dikelola sepenuhnya oleh penyandang disabilitas
"Mulai dari house keepingnya, dapurnya hingga posisi direktur utamanya ditempati oleh penyandang disabilitas," jelas Agus.
Meski begitu Agus menyadari untuk membangun industri tersebut harus dicarikan lahannya terlebih dahulu. Setelah itu ditentukan industri apa yang akan dibangun sehingga semuanya harus betul betul dipersiapkan oleh Kemensos.
Agus mengungkapkan meski Presiden mengusulkan industrinya adalah industri garment, namun pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu semua jenis industri yang visible untuk di gunakan dan akan dilihat apakah industri tersebut masih relevan atau tidak,
"Industrinya tetap harus visible secara bisnis walapun itu dibangun pemerintah sepenuhnya, tetapi visibility study-nya yang berkaitan dengan bisnis model maupun bisnis plannya harus jelas terlebih dahulu," tutur Agus.
Presiden menyampaikan kepada Mensos untuk melihat apakah memang ada tanah yang idle untuk dipergunakan sebagai lahan industrinya. Presiden menginstruksikan lahan tersbeut tidak perlu luas, cukup 5000 meter persegi untuk luas industrinya.
Untuk permodalan nantinya dari pemerintah dan juga membuka kemungkinan kerja sama dengan pihak swaasta ataupun BUMN. Nantinya semuanya akan dikoordinir oleh Kemensos terkait pengaturannya.
Untuk penyediaann tenaga kerja disabilitasnya, Agus menjelaskan pihaknya akan memanfaatkan balai balai latihan kerja yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mempersiapkan SDM yang berasal dari penyandang disabilitas. Namun untuk itu pihaknya harus menentukan terlebih dahulu jenis industri yang akan dibuat nantinya agar selaras dengan kebutuhan pekerjanya.
Agus mengaku saat ini belum terbayang berapa modal yang dibutuhkan untuk membangun industri tersebut. Ia pun belum dapat memastikan kapan ide terebut akan direalisasi, tetapi ia meyakinkan tugas tersebut akan segera dilaksanakan dan akan dikerjakan dengan segala kemampuan yang ada. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved