PPNI Gelar Konferensi Internasional Tingkatkan Profesionalisme Perawat

Syarief Oebaidillah
02/12/2018 15:25
PPNI Gelar Konferensi Internasional Tingkatkan Profesionalisme Perawat
(Ist)

PERSATUAN Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menggelar The 1st International Conferences of Indonesian National Nurses Association.
Mengangkat tema 'Quality Improvement of Nursing Services: Issues and Strategies', konferensi diselenggarakan di Century Park Hotel, Senayan, Jakarta, 1-2 Desember 2018.

PPNI merupakan organisasi profesi sebagai wadah yang menghimpun perawat dan berfungsi sebagai pemersatu, pembina, pengembang, dan pengawas keperawatan di Indonesia.

Dalam menjalankan fungsinya sebagai pengembang profesi keperawatan, PPNI telah melaksanakan berbagai kegiatan termasuk kegiatan ilmiah seperti pelatihan, training of trainer, workshop, dan seminar di tingkat lokal dan nasional pada berbagai cabang ilmu keperawatan. Kini, PPNI untuk pertama kalinya menggelar kegiatan ilmiah bertaraf internasional.

"Konferensi internasional ini lebih bersifat keilmuan yang berbeda dengan raker atau kongres. Karena sebagai organisasi profesi juga harus menunjukkan karakter saintifik. Jadi, itulah bedanya dengan ormas-ormas lain," kata Ketua Umum PPNI, Harif Fadhillah, di sela acara, Sabtu (1/12), melalui keterangan tertulis yang diterima hari ini.

Menurut Harif, kegiatan ini strategi membangun dan memperkuat jejaring dengan berbagai pihak secara luas guna mewujudkan tujuan organisasi sesuai dengan tuntutan global.

Menurut dia, konferensi internasional merupakan salah satu sarana untuk mengkomunikasikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan terkini berdasarkan hasil-hasil penelitian dari Indonesia dan dari berbagai negara di dunia.

Dikatakan, tujuan konferensi untuk mengembangkan kapasitas keilmuan perawat di Indonesia, membangun dan memperkuat jejaring antarprofesi keperawatan dan stakeholder multinasional serta menyebarluaskan pengalaman dan pengetahuan terkini tentang peningkatan kualitas pelayanan keperawatan dan aspek-aspek yang memengaruhinya mencaku pendidikan, penelitian, dan kebijakan.

Harif berharap, kegiatan ini dapat memberikan efek positif bagi perawat-perawat Indonesia khususnya di PPNI.

"Dengan adanya saintifik meeting seperti ini diharapkan ada satu stimulasi terhadap peningkatan profesionalisme perawat-perawat Indonesia khususnya di PPNI yang beranggotakan 456.801 orang dengan pertambahan rata-rata 35.000 sampai 45.000 per tahun," ungkapnya.

PPNI merupakan anggota International Council of Nurses (ICN) ke-129 di tingkat dunia dan secara aktif terlibat dalam forum-forum regional ICN seperti Alliance of Asian Nurses Association (AANA) dan Asia Workforce Forum (AWFF). PPNI juga masuk sebagai organisasi profesi dalam pembahasan pertukaran jasa tenaga kesehatan dalam kerangka Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Konferensi ini menghadirkan pembiacara utama, yaitu Deputi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan, dr Sigit Priohutomo MPH, Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Plt Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dan Prof Ali Ghufron Mukti MSc PhD, Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Konferensi internasional ini dihadiri 250 peserta dari berbagai negara antara lain Malaysia, Jepang, Arab Saudi, Filipina, dan Kuwait yang terdiri atas praktisi, akademisi, manajer, peneliti, dan mahasiswa dari profesi keperawatan dan profesi kesehatan lainnya. (RO/OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya