Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perhubungan tertarik berkerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengembangkan inovasi kapal bambu buatan mereka untuk ditempatkan di obyek wisata yang ada di Indonesia.
"Saya tertarik ada kapal dari bambu. Kami akan aplikasikan ke tempat wisata karena itu kearifan lokal. Kami juga ada program pemberdayaan masyarakat yang jumlahnya 11 ribu. Kami ingin apa yang dilakukan dalam proyek pemberdayaan masyarakat relevan dengan domain kami," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat mengunjungi kampus setempat, Jumat.
Budi menjelaskan, kapal bambu buatan ITS sangat cocok ditempatkan di obyek wisata. Diharapkan dengan ditempatkannya kapal bambu dapat menjadi stimulus bagi orang lain untuk meniru pembuatan kapal dari bahan dasar bambu, mengingat saat ini bahan dasar kapal dari kayu sudah semakin susah didapat dibanding bambu yang lebih praktis dan mudah didapat.
"Saya sampaikan kalau itu bisa dibuat dengan harga kompetitif (sesuai dengan anggaran) kami bisa bangun seperti di Palembang, di Danau Toba dan di beberapa tempat. Supaya kearifan lokal yang dikembangkan ITS menyebar ke seluruh tanah air. Saya minta ke Wakil Rektor ITS kalau sesuai anggaran bisa kerja sama," katanya.
Selain pengembangan kapal bambu, Kemenhub juga membidik kerja sama bidang laut dengan ITS seperti tata kelola laut dan lain sebagainya.
Budi mengaku selalu melibatkan perguruan tinggi dalam setiap kebijakannya untuk mengakomodir inovasi yang telah dibuat oleh perguruan tinggi di Indonesia.
Budi menilai industri perkapalan di Indonesia sangat penting, . sebab, sebagian besar wilayah Indonesia adalah laut, terutama Indonesia Timur antarpulau dihubungkan kapal. Sementara pengiriman logisitik melalui laut juga paling murah.
"Memang butuh inovasi dari bidang kelautan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Tantangan inovasi adalah keekonomian, inovasi, sebab tanpa keekonomian yang baik tidak bisa digulirkan dan hanya akan barang riset," ujarnya.
Dia juga memberi masukan kepada ITS agar dalam pembuatan riset harus juga melihiat dan memikirkan aspek keekonomian agar riset yang sudah dilakukan tidak sebatas menjadi pajangan. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved