Wawas Diri melalui Sisa Bencana Erupsi

(Des/M-4)
01/12/2018 04:30
Wawas Diri melalui Sisa Bencana Erupsi
(MI/SUMARYANTO BRONTO)

ERUPSI Gunung Merapi 8 tahun silam, bisa dikatakan menyisakan duka yang mendalam bagi warga sekitar Gunung Merapi. Salah satu yang menjadi korban ialah Dusun Petung, Desa Kebuharjo Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Seluruh rumah yang berada di kawasan tersebut hancur akibat erupsi dan awan panas Merapi, termasuk Watinem dan keluarga. Setahun kemudian, Sriyanto mengum­pulkan sisa harta keluarganya yang rusak akibat letusan Merapi.

Awalnya, Sriyanto mengumpulkan benda-benda tersebut untuk menunjukkan kepada anak cucunya kelak bagaimana kedahsyatan letusan Gunung Merapi. Namun kini, rumah Srianto berubah menjadi museum sederhana atau Museum Mini Sisa Hartaku. Berbagai macam benda terdapat di museum ini, seperti botol minum, peralatan rumah tangga, alat elektronik, motor, bahkan kerangka sapi yang mati akibat awan panas. Sriyanto atau kerap disapa Rian pun membagikan bagaimana awal mula terbentuknya museum ini.

Rian juga mengatakan bahwa barang-barang di museum ini sebanyak 80% peralatan rumah tangga miliknya sendiri, dan 20% ia mencari dan ada yang ia beli dan sumbangkan dari para tetangganya.

“Masuk museum ini enggak bayar, cuma saya sediakan kotak donasi saja sukarela. Ya alhamdulillah sedikit banyak yang membantu,” Rian pun mengatakan jika dirinya tidak takut jika para pengunjung ada yang mengambil barang-barang dari museum mini miliknya ini. “Saya sih enggak takut, soalnya apa mungkin tega sih yang ngambil bahwasanya itu tuh bekas bencana. (Des/M-4)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya