Inovasi Kunci Sukses di Era 4.0

(Sto/H-2)
29/11/2018 06:20
Inovasi Kunci Sukses di Era 4.0
(Ist)

ERA revolusi industri 4.0 sudah seharusnya direspons pendidikan tinggi di Tanah Air dengan inovasi serta konektivitas teknologi agar tidak tertinggal dari negara lain.

Dua poin penting tersebut dikemukakan Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristek- Dikti) M Nasir dalam sambutannya seusai meresmikan Laboratorium Konektivitas bantuan Honeywell kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kampus Bulaksumur, Yogyakarta, kemarin.

Di depan sivitas akademika UGM serta perwakilan dari ITB, UI, Microsoft Indonesia, PT Pertamina, serta PT Honeywell, M Nasir menjelaskan sebuah negara tidak akan menjadi pemenang kompetisi global jika hanya mengandalkan melimpahnya sumber daya alam dan jumlah penduduk.

Hal itu juga dibuktikan negara lain yang perguruan tingginya memiliki kegiatan riset yang baik dan terkoneksi sehingga dalam menjalankan kegiatan apa pun, termasuk ekonomi, bisa efisien, efektif, dan kompetetif.

Menurut M Nasir, memasuki era 4.0 yang ditandai dengan teknologi berbasis internet dan berbasis big data, Indonesia sebenarnya diuntungkan dengan bonus demografi pada 2035, yakni saat 52% warga negara berada di usia produktif.

"Kesempatan ini harus kita manfaatkan untuk memenangkan persaingan global. Perguruan tinggi sebagai institusi yang menghasilkan tenaga-tenaga profesional dituntut untuk bisa menjawab tantangan tersebut," ujarnya.

M Nasir menambahkan, perguruan tinggi di Tanah Air pada umumnya masih asyik dengan dunianya sendiri sehingga kolaborasi yang baik belum dilakukan dengan industri sebagai pengguna lulusannya maupun sebagai pihak yang berkontribusi untuk memajukan perguruan tinggi itu sendiri.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UGM Profesor Nizam PhD mengapresiasi Honeywell yang telah berbagi teknologi dengan UGM. "Laboratorium ini dibangun sebagai laboratorium yang terhubung dengan UI dan ITB. Diharapkan dari kelompok ini akan muncul rancangan teknologi industri 4.0 yang membumi dan mengutamakan kesejahteraan umum."





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya