Pelaporan Data Kemiskinan Dioptimalkan

(RO/H-2)
29/11/2018 06:10
Pelaporan Data Kemiskinan Dioptimalkan
(ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

DALAM pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan, peran daerah dalam konteks pelaporan sangat penting. Keselarasan koridor pelaporan dari semua alokasi anggaran menjadi sebuah keharusan sebagai bentuk akuntabilitas dan pertanggungjawaban profesional.

Karena itulah, Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kementerian Sosial (Kemensos) mengadakan rapat koordinasi (rakor) pelaporan pusat-daerah. Kegiatan itu berlangsung selama empat hari, pada 27-30 November 2018.

"Rakor ini bertujuan untuk resosialisasi aplikasi terkait pelaporan, menyelaraskan kesepahaman terkait pelaporan, aplikasi-aplikasi terkait, mekanisme dan kemungkinan keterkaitan dengan aplikasi daerah, dan membentuk gugus tugas pelaporan pusat-daerah," ujar Dirjen Kemensos, Andi ZA Dulung, melalui keterangan tertulis, kemarin.

Ia menjelaskan, penerima manfaat langsung dari kegiatan rakor itu ialah pemerintah pusat, dalam hal ini Ditjen PFM Kementerian Sosial, dan pemerintah daerah seluruh Indonesia melalui perwakilan dari dinas sosial seluruh Indonesia.

Menurut Andi, permasalahan umum selama ini terkait dengan pelaporan ialah kurang terbangun koordinasi dan komunikasi yang berkesinambungan antara pusat dan daerah, kurangnya keseragaman pemahaman dalam input aplikasi pelaporan, dan belum terbentuknya gugus tugas pelaporan baik di level pusat maupun daerah.

"Berangkat dari hal ini, penting kiranya mengadakan rapat koordinasi pelaporan pusat-daerah, yang tidak hanya terkait konstelasi pelaporan di level pemerintah pusat, tetapi juga di level pemerintah daerah."

Andi menambahkan, penanganan kemiskinan merupakan program prioritas nasional yang bersifat multidimensi dan multisektor. Yang berarti, penanganan kemiskinan melibatkan para pihak, baik dari pusat maupun daerah.

"Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2104 tentang pemda, menunjukkan bahwa peran daerah sangat penting dalam capaian program, apalagi terkait dengan bantuan sosial PFM yang penerima manfaatnya memang ada di daerah," pungkasnya.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya