Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SIKAP intoleransi yang merebak di masyarakat menjadi salah satu tantangan dalam pemajuan kebudayaan. Padahal, seharusnya masyarakat Indonesia memiliki sikap dan budaya toleransi karena Indonesia kaya dengan keanekaragaman suku, bahasa, dan budaya.
"Saat ini justru sebaliknya. Intoleransi mengudara dan merebak. Intoleransi menjadi persoalan budaya yang sangat mendasar yang saat ini harus dihadapi," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dalam pembukaan Prakongres Pemajuan Kebudayaan Ke-3 di Kantor Kemendikbud, Jakarta, kemarin.
Menurutnya, budaya dan toleransi harus menjadi hulu dalam setiap sikap serta pembangunan di Indonesia. Oleh karena itu, ia berharap Kongres Pemajuan Kebudayaan yang akan dihelat pada 5-9 Desember mampu memberikan solusi bagi pemajuan kebudayaan sekaligus mempertahankan budaya toleransi serta tenggang rasa yang telah menjadi identitas bangsa Indonesia sejak dahulu.
Dalam kesempatan yang sama pembicara sekaligus anggota tim perumus Kongres Pemajuan Kebudayaan Sulistyowati Irianto mengungkapkan bentuk intoleransi terhadap perbedaan kebudayaan telah marak. Isu itu menjadi salah satu isu dominan yang akan dibahas dalam kongres bersama isu-isu lainnya.
Menurutnya, intoleransi yang kini terjadi tidak lagi sekadar penolakan verbal, tetapi telah berbentuk sikap yang mengganggu persatuan masyarakat. "Contohnya adat dan tradisi Maulid Nabi yang berbeda-beda di setiap daerah lalu menemui penolakan hingga pembubaran. Ini berbahaya sekali karena sebetulnya ini bagian dari budaya. Ini menjadi contoh kekerasan terhadap budaya," terang Guru Besar Antropologi UI itu.
Oleh karena itu, lanjut Sulistyowati, mekanisme perlindungan terhadap ekspresi budaya juga menjadi isu yang akan dibahas dalam kongres.
Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) menyambut positif diselenggarakannya Kongres Pemajuan Kebudayaan 2018. Ketua DKJ Irawan Karseno mengatakan agenda itu akan menjadi momen penting bahwa pemajuan kebudayaan segera memiliki legitimasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved