KOMISI X DPR RI Anggap Perlu Ada Modifikasi PMP 

Fathurrozak
27/11/2018 11:45
KOMISI X DPR RI Anggap Perlu Ada Modifikasi PMP 
(Ist -- Anggota Komisi X DPR RI F-Golkar Ferdiansyah)

BERGULIRNYA wacana akan dihidupkannya kembali Pendidikan Moral Pancasila (PMP) oleh Kemendikbud mendapat dukungan dari Komisi X DPR RI. 

Meski demikian, pemerintah perlu memperhatikan aspek sosial dan merangkul semua pemangku kepentingan.

Anggota Komisi X DPR RI F-Golkar Ferdiansyah menanggapi bergulirnya penghidupan kembali PMP untuk siswa dengan positif. Menurutnya, Komisi X sudah mendukung pendidikan tentang Pancasila.

"Tapi harus disesuaikan metodenya dengan kondisi anak didik berdasarkan sosial, budaya, ekonomi, dan aspek lainya," katanya melalui pesan singkat pada Selasa, (27/11).

Meski merespons baik penerapan PMP untuk peserta didik, ia menganggap perlu dilakukan modifikasi dalam pengajarannya. Ia juga menegaskan, yang paling utama ialah para pengajarnya.

"Oleh karena itu, perlu dicetak guru-guru yang punya kompetensi sesuai amanat UU guru dan dosen. Konsekuensinya ialah perlu dilakukan pendidikan atau pelatihan guru yang berkelanjutan, serta harus dipantau dan didampingi, sehingga benar-benar tuntas guru tersebut terhadap hal-hal yang akan disampaikan ke peserta didik," sambungnya.

Bila benar akan dilaksanakan terkait wacana pengembalian pengajaran PMP, ia menganggap Kemendikbud perlu membuat konsep besar.

"Bagus dalam rangka pemahaman dan penanaman ideologi negara dan juga menjaga jati diri bangsa, hanya saja perlu dimodifikasi pola pengajarannya sesuai tingkatan atau jenjangnya, jadi peserta didik merasa senang mengikutinya," tambahnya. 

Namun ia mengingatkan, kiranya Kemendikbud segera perlu membuat konsep besar untuk hal ini dengan pelibatan seluruh pemangku kepentingan.

"Seperti media, akademisi, komunitas, Pemerintah Pusat selain Dikbud, Pemerintah Daerah termasuk DPR RI sebagai representatif rakyat," tutupnya. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya