Masyarakat Diminta Antisipasi Bencana Hidrometrologi

Indriyani Astuti
26/11/2018 14:51
Masyarakat Diminta Antisipasi Bencana Hidrometrologi
(ANTARA)

KESIAPSIAGAAN terhadap ancaman bencana di musim penghujan seperti banjir dan tanah longsor harus semakin ditingkatkan masyarakat. Dengan adanya kewaspadaan yang tinggi, potensi korban jiwa maupun kerusakan dapat dicegah.

Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Nyoman Shuida mengatakan Indonesia memiliki tingkat kerawanan bencana hidrometeorologi apabila musim hujan tiba.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan juga melakukan berbagai upaya pencegahan agar potensi kerusakan dan korban jiwa dapat dikurangi. Menurut Nyoman bencana hidrometrologi seperti banjir dapat dicegah.

Baca juga: Kualitas Guru Meningkat di Empat Tahun Pemerintahan Jokowi

“Misalnya jangan buang sampah di sungai atau di saluran air karena jika sampah menumpuk potensi banjir akan meningkat dan hal ini akan merugikan masyarakat. Selain itu, jangan juga menebang pohon secara ilegal karena apabila hutan atau wilayah perbukitan gundul, maka akan menyebabkan tanah longsor” ungkapnya, Senin (26/11).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menanam daerah aliran sungai (DAS) Citarum agar dapat kembali normal sehingga mengurangi potensi bencana di musim penghujan. Nyoman mengajak agar implementasi Gerakan Indonesia Bersih di DAS Citarum dapat juga dilakukan oleh masyarakat di berbagai daerah lainnya.

“Mencegah langkah yang baik dan bijak dan saya berharap upaya pencegahan ini dapat dilakukan juga oleh masyarakat lainnya yang berada di berbagai daerah sehingga dampak bencana hidrometeorologi dapat diantisipasi” pungkasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya