Menteri LHK: COP-24 Panggung RI Tunjukkan Aksi Perubahan Iklim

Dhika Kusuma Winata
23/11/2018 22:45
Menteri LHK: COP-24 Panggung RI Tunjukkan Aksi Perubahan Iklim
(MI/Dwi Apriani )

MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menegaskan bahwa implementasi agenda perubahan iklim di Indonesia tidak tertinggal dibanding negara lain. Berbagai contoh praktek baik (best practices) di antaranya dalam penyelesaian status hutan adat, hutan sosial, pengendalian kebakaran hutan, dan restorasi gambut.

Menteri Siti menegaskan bahwa Indonesia perlu mengambil sikap yang lebih agresif lagi, terutama untuk diplomasi internasional. Itu untuk menunjukkan berbagai inisiatif dan inovasi pengendalian perubahan iklim di Indonesia.

"Kita dalam implementasi agenda perubahan iklim tidak tertinggal. Sekarang kita sudah harus advokasi, apa yang perlu dilakukan oleh negara lain. Jadi sekali lagi, kita ajak orang aware, appeal, ask, act, dan advocate," jelasnya dalam Pertemuan Pleno Delegasi RI pada COP-24, di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, (23/11).

Menteri Siti mencontohkan perbandingan, pemanfaatan lahan di Provinsi Kalimantan Timur yang dilakukan dengan baik dan memperhatikan lingkungan (sustainable), mampu menahan karbon sekitar lebih dari 30 juta ton. Apabila seluruh industri besar disana sejumlah 2.000 menerapkan hal serupa, maka bisa menahan hingga 300 juta ton.

"Bayangkan apabila seluruh provinsi menerapkan hal yang sama, beberapa bahkan sudah memulai juga. Kita mempunyai mandat harus menyelesaikan kira-kira 2,8 Giga Ton sampai dengan tahun 2030 dan sekarang sudah 890 juta ton. Kita menapak maju, harusnya bisa disampaikan juga ke dunia internasional," tuturnya

Pertemuan COP-24 akan dilaksanakan di Katowice, Polandia, 2–14 Desember 2018. Melalui side event, perundingan-perundingan, lanjut Menteri Siti, Indonesia dapat menunjukkan apa yang sudah dilakukan dalam pengendalian perubahan iklim. Agenda-agenda di Paviliun Indonesia juga dapat bermanfaat untuk menunjukkan progres yang telah dilakukan hingga di tingkat lokal. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya