Dua Yatim Korban Lion Air Menunggu Santunan

(JI/N-3)
24/11/2018 00:30
Dua Yatim Korban Lion Air Menunggu Santunan
(ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijay)

LAILA Nur Fadila, 3, dan Nadia Khairunnisa, 2, memandangi peti mati berisi jenazah Khotijah, ibunya. Dua anak balita itu digendong kerabatnya saat jenazah ibunya yang merupakan korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP tiba di rumah duka.  

Suasana hening pecah saat peti jenazah Khotijah dibawa masuk ke rumah duka di Dukuh Wanagopa, Desa Kreman, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah,  Jumat (23/11) pagi.

Jenazah Khotijah dibawa dari Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, dengan ambulans pada Kamis (22/11) malam sekitar pukul 22.00. Selain petugas dari RS Polri, seorang pegawai Lion Air ikut mengantarkan jenazah.

Warga dan kerabat korban tak kuasa menahan tangis, melihat dua anak balita tersebut. Keduanya, kini sebatangkara. Ayah kedua anak balita itu pergi entah kemana.

“Sudah dua tahun suami Khotijah pergi dari rumah. Keberadaannya kami tidak tahu. Saya sudah berupaya mencari tapi sampai kejadian, tetap tidak ada kabar,” kata Tobiin, adik Khotijah.

Lantaran itu, Khotijah bekerja menjadi asisten rumah tangga untuk menghidupi kedua anaknya. Anak kelima dari enam bersaudara ini berasal dari keluarga tidak mampu.

Tobiin menuturkan, sepeninggal ibunya, kedua anak balita itu akan diasuh oleh kakek dan neneknya, Taswad, 66, dan Kasri, 63. Tobiin mengaku bingung dan kasihan kepada orang tuanya yang sudah sepuh merawat dua anak balita.

“Saya juga bingung, bagaimana nasib dua keponakan saya itu. Lion Air juga belum jelas memberi santunan atau tidak, bagaimana biaya sekolah mereka nantinya,” ujar Tobiin yang menjadi buruh tani ini.

Jenazah Khotijah teridentifikasi tim DVI Polri melalui pencocokan DNA, Kamis (22/11) siang. Malam harinya, jenazah diserahkan ke perwakilan keluarga yang mendatangi RS Polri dan langsung dibawa ke Tegal.

Setelah disalatkan, jenazah langsung dimakamkan di permakaman umum desa setempat. Nama Khotijah tercatat sebagai salah satu penumpang Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10).

Perempuan yang baru bekerja sebagai pembantu rumah tangga itu, rencananya ikut dengan majikannya yang akan ke Pangkalpinang. (JI/N-3)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya