Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) merilis indeks kepuasan jemaah haji Indonesia 2018. Dari hasil survei didapat angka 85,23 meningkat 0,38 poin dari tahun lalu.
Meski demikian, ada satu pelayanan yang dianggap belum masuk kriteria sangat memuaskan, yakni di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) sebesar 82,60 poin, lebih rendah daripada pelayanan di Madinah (85,60) dan Mekah (87,34).
Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan ada tujuh jenis pelayanan yang dinilai dari survei tersebut, yaitu pelayanan petugas haji, pelayanan ibadah, pelayanan transportasi, akomodasi, katering, pelayanan menurut lokasi, dan pelayanan lainnya. Sampel yang digunakan sebanyak 14.400 jemaah dari total 221 ribu jemaah haji Indonesia pada 2018.
"Dari 14.400 yang kembali pada petugas 90%. Total ada 84,27% kuesioner yang diolah," terang Suhariyanto dalam pemaparan survei indeks kepuasaan haji di Kantor BPS, Jakarta, kemarin. Hadir dalam acara itu Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Menurutnya, ada sejumlah saran dari jemaah, antara lain penambahan petugas di sejumlah titik, termasuk Masjidil Haram dan hotel. Selain itu, jemaah juga meminta pengaturan yang ketat di Armina dan penambahan toilet menggunakan atap agar ketika mereka mengantre tidak kepanasan.
Menanggapi hasil survei itu, Menteri Agama (Menag) mengakui Armina selalu menjadi masalah. Yang sering dikeluhkan jemaah, antara lain jumlah toilet yang kurang, jemaah harus berdesakan di tenda, dan persoalan makanan.
"Tapi kita tidak punya otoritas di Mina karena ada di bawah tanggung jawab pemerintah Saudi. Tenda misalnya, disediakan oleh pemerintah Saudi, demikian juga toilet."
Ia menambahkan, Mina wilayah kecil, sedangkan ada jutaan jemaah yang datang ke sana. Pemerintah Saudi Arabia harus mengatur ketat. "Wilayah Mina sangat terbatas. Secara ketentuan agama, kalau Anda melangsungkan ibadah di luar Mina, tidak sah," tutur Menag
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved