Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP orangtua tentunya berkomitmen untuk menyiapkan makanan sehat dengan tekstur sempurna yang disesuaikan dengan usia anak-anak mereka.
Namun, menyiapkan makanan pertama pada bayi merupakan hal yang menyenangkan dan sekaligus tidak mudah. Mengapa demikian? Menyenangkan karena pemberian makanan merupakan pembelajaran bagi orangtua. Namun, di sisi lain, menyiapkan makanan pertama tidaklah mudah karena makanan itu harus benar-benar diolah dengan halus.
Menurut Reisa Brotoasmoro, seorang ibu, ia sempat khawatir saat mempersiapkan makanan pertama untuk anak keduanya. "Selain ASI, kita harus memastikan bahwa kita memberikan nutrisi lengkap untuk bayi melalui makanan. Namun, saya sempat khawatir makanan itu tidak cukup halus karena pencernaan bayi masih berkembang," ujar Reisa saat peluncuran merek produk pengolah makanan bayi asal Prancis, BEABA, di Jakarta, Rabu (21/11).
Ahli makanan pendamping air susu ibu (MPASI) dan pendiri Mamma Kanin, Inta Heruwanto, menambahkan, selama persiapan makanan, orangtua harus memastikan makanan-makanan yang diberikan itu mudah diolah dan halus untuk anak-anak. Selain itu, harus menyesuaikan dengan fase usia pertumbuhan anak.
"Menyiapkan makanan bayi mesti benar-benar tepat, biasanya sesuai kategori usia. Kalau tidak bisa mengancam kesehatan bayi," ucapnya.
Dijelaskannya, pada usia bayi 4-6 bulan, makanan yang diberikan harus bertekstur halus. Kemudian pada usia 7-9 bulan, makanan campuran bertekstur. Untuk usia 10-12 bulan bertekstur kental dan untuk di atas 12 bulan, makanannya bertekstur dengan potongan kecil.
Sementara itu, kekhawatiran ibu dalam pemberian makanan pertama untuk bayi terjawab dengan kehadiran produk pembuat makanan bayi BEABA yang meluncurkan produk terbaru di segmen persiapan makanan bayi bernama Babycook Neo di Indonesia.
BEABA telah dikenal secara internasional sebagai perusahaan produk perlengkapan bayi dan pencipta kompor uap pertama dan blender pembuat makanan bayi. Sejak 1989, mereka telah membantu para orangtua muda dalam merawat bayi mereka menjadi lebih mudah dan menyenangkan.
"Babycook Neo diproduksi dengan memperhatikan tiga aspek penting, yaitu kinerja, kesehatan, dan desain ramah lingkungan. Tentunya dengan tidak mengabaikan nilai-nilai kesederhanaan, inovasi, dan desain," ujar Julien Laporte, Chief Executive Officer BEABA.
Beberapa fitur baru yang diperkenalkan Babycook Neo, seperti memasak dengan soft steam yang membatasi penggunaan air dan lebih memperhatikan kualitas makanan bergizi. Produknya pun didesain secara ekonomis dengan material yang sehat dan tahan, seperti kaca dan baja antikarat.
"Untuk memperoleh hasil makanan yang lezat bagi bayi, kami juga memastikan mutu pengadukan yang sempurna saat menggunakan Babycook Neo," ungkap Julien.
Bagi konsumen di Tanah Air, mulai pertengahan Desember 2018, para orangtua dapat menemukan produk Babycook Neo di semua toko Mothercare dan juga melalui pemesanan daring di situs www.mothercare.co.id. (Mut/Ida/S-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved