Taiwan-Indonesia Kerja Sama Gelar Pendidikan dan Pelatihan Teknik Mesin

MICOM
18/11/2018 18:48
Taiwan-Indonesia Kerja Sama Gelar Pendidikan dan Pelatihan Teknik Mesin
Deputy Representative TETO Peter Lan (kanan ke-4), Drs. Mujiyono, MM (kanan ke-5)Kepala Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian Indonesia, Kepala sekolah Formosa Technology Center Yakobus (kanan ke-6) berfoto bersama dengan para tamu undangan()

PEMREINTAH Taiwan dan Indonesia bekerja sama dalam penyelesaian program pendidikan dan pelatihan teknik mesin di Lembaga Pelatihan Formosa Teknologi Sentral, Jakarta.

Wakil duta besar Taiwan untuk Indonesia Mr Lan Xiali dalam pidatonya  mengatakan kerja sama pemerintah Taiwan dan Indonesia dalam penyelesaian pelatihan ini adalah contoh kebijakan konkret dalam menerapkan kebijakan baru ke arah selatan yang berorientasi pada manusia.

"Taiwan dan Indonesia dalam pengembangan di bidang kepelatihan ini memiliki potensi besar untuk saling kerja sama, dan komitmen ini layak diteruskan oleh kedua belah pihak pemerintah maupun swasta," ujarnya lewat keterangan resminya yang diterima Media Indonesia, Minggu (18/10).

Dalam proses perkembangan industri di Taiwan, kontribusi badan pendidikan dan pelatihan tidak boleh dipandang sebelah mata, melainkan bisa menjadi kesempatan dalam penyediaan tenaga teknis yang tepat, meningkatkan produktivitas, serta kunci keajaiban ekonomi Taiwan di masa lalu dan kunci peningkatan transformasi industri manufaktur Taiwan saat ini.

"Dalam prosesnya, Taiwan telah mengumpulkan banyak pengalaman, mendirikan badan pelatihan dan badan sertifikasi yang lengkap dan sempurna, yang dimana ini adalah hal yang paling dibutuhkan Indonesia saat ini," paparnya.

Indonesia disetiap sektornya menjadi peluang besar untuk investasi saat ini, akan tetapi banyak perusahaan yang merasakan kurangnya tenaga kerja yang terampil dan ketidakmampuan meningkatkan produktivitas. Hal ini tidak hanya membatasi potensi pengembangan industri, melainkan secara tidak langsung menghambat keinginan investor asing untuk berinvestasi.

Presiden Joko Widodo juga kerap mengemukakan, akan aktif mengembangkan pendidikan dan pelatihan bagi pekerja Indonesia. Saat ini, Indonesia membutuhkan pelatihan dan teknik yang Taiwan miliki, sehingga kerja sama kedua pihak akan membuahkan hasil yang cemerlang dengan sendirinya.

Formosa Technology Center telah memimpin kebijakan baru pemerintah Taiwan ke arah selatan, bekerja maksimal dibidang kepelatihan sumber daya manusia, dan  didukung oleh pemerintah Taiwan dalam berbagai aspek.

"Keahlian badan pelatihan dalam pengoperasian alat mesin ini, merupakan Keterampilan yang paling dibutuhkan Indonesia untuk meningkatan industri manufakturnya," imbuhnya.

Setelah menandatangani Nota Kesepahaman, pemerintah Taiwan dan Indonesia pada tanggal 29 Juni 2018 mewakili Kementerian Perindustrian Indonesia dan Kementerian Ekonomi Taiwan, Formosa Technology Center akan mengadakan 4 periode kepelatihan “Kursus Pelatihan Teknik Mesin".

Setiap periode nantinya berlangsung selama 1 bulan, dengan jumlah peserta dari Badan Pelatihan Kementerian Perindustrian sebanyak 100 instruktur, yang dimana akan meneruskan keterampilan pengoperasian peralatan mesin ini ke siswa-siswi di Indonesia kedepannya, yang efektif meningkatkan keterampilan tenaga kerja di Indonesia. (RO/OL-6)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya