Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangkaian memperingati Hari Oeang digelar kegiatan Pajak Bertutur di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP-Kemenkeu).
Dalam kaitan itu, Kantor Wilayah DJP Jakarta Timur juga melakukan kegiatan yang sama di Kampus Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka).
Mewakilli Rektor Uhamka, Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Uhamka, Dr Sunarta, menyatakan bahwa Kampus Uhamka, khususnya FEB, mendorong pengembangan kurikulum tentang pajak yang dimasukkan dalam beberapa mata kuliah di antaranya mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan.
"Mata kuliah tersebut amat penting dan berguna yang mesti difahami mahasiswa sebaga bagian warga negara Indonesia sekaligus mengenalkan kesadaran tentang pajak sebagai bagian dari salah satu kewajiban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Sunarta pada kegiatan Pajak Bertutur bersama Kanwil DJP Jakarta Timur dan Ketua Tax Center Uhamka Dewi Puji Rahayu di Kampus Uhamka Pasar Rebo, Jakarta Timur, melalui keterangan tertulis, Rabu (14/11).
Sunarta menegaskan, hal ini penting agar mahasiswa saat lulus kuliah nanti akan siap menjadi Wajib Pajak yang patuh pada pajak.
Dalam acara tersebut, Kepala Bidang P2 Humas Kanwil DJP Jakarta Timur, Liberti Pandiangan, mengutarakan, kegiatan Pajak Bertutur di wilayahnya tahun ini tersebar di 9 lokasi yang dilaksanakan mulai dari jenjang Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi.
Liberti menjelaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mempunyai proporsi terbesar dibiayai oleh sektor Pajak bahkan pada 2018 dari total anggaran yang ada sekitar 80%. Hal ini menunjukkan pajak sangat penting dan strategis. Karena itu, kata dia, mahasiswa ke depan jika sudah bekerja tidak boleh menjadi free rider atau penumpang gelap.
"Maksudnya kita sebagai warga negara jangan tidak ikut berkontribusi dalam membayar pajak, padahal mencapai penghasilan yang harus membayar pajak, padahal kita ikut merasakan keberhasilan pembangunan," ujarnya.
Kepada para mahasiswa FEB Uhamka yang antusias mengikuti kegiatan Pajak Bertutur itu, Liberti mengingatkan jika kelak alumni FEB Uhamka telah bekerja menjadi pengusaha atau entrepreneur maka sebagai warga negara harus menjadi warga negara yang sadar pajak. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved