Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Terbuka (UT) siap berkontribusi memajukan kehidupan masyarakat desa dalam pembangunan desa yang kini tengah digenjot pemerintah melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
"Universitas Terbuka atau UT akan siap membantu Kemendes dalam meningkatkan kualitas SDM aparatur desa dan juga lembaga swadaya masyarakat ditingkat desa sehingga siap bersaing di era industri 4.0," kata Rektor UT, Prof Dr Ojat Darojat, usai Wisuda periode I wilayah 2 UT di Gedung UT CC Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (12/11).
Acara tersebut dihadiri Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Taufik Madjid, mewakili Mendes-PDTT yang berhalangan hadir.
Menurut Ojat, dengan jumlah desa yang mencapai 74.754 desa di Indonesia memang diperlukan program kerja yang kreatif dan inovatif. Apalagi, lanjut dia, mengingat desa merupakan basis strategi dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Ojat menyampaikan pesan dan harapan serta dukungan dari para alumni UT guna membantu menyukseskan program pemerintah dalam membangun masyarakat desa dan kualitas SDM desa.
Guru Besar UT ini juga meminta para wisudawan dapat mendukung program Tracer Study Alumni UT. Dia menjelaskan, program ini sebagai upaya untuk mengetahui relevansi lulusan UT dalam dunia kerja. Yakni kesesuaian antara proses pendidikan di UT dan realitas di dunia kerja dan dunia industri era 4.0.
Pada sambutan acara wisuda UT tersebut, mewakili Menteri Eko Putro Sandjojo, Taufik mengatakan, pihaknya berharap para alumni UT dapat membantu program prioritas pemerintah dengan menjadi mentor bagi pendamping desa. Menurutnya, SDM yang ada di Kemendes secara kuantitatif jumlahnya terbatas dan tidak akan mampu membina 74.754 desa tanpa bantuan pihak lain.
"Kami meminta para alumni UT melalui kerja sama dengan Rektor UT dapat terlibat aktif turut menjadi mentor. Kita berharap para alumni dapat menjadi fasilitator untuk mendampingi pembangunan desa," kata Taufik.
Hemat dia, para alumni UT yang tersebar luas di pelosok Tanah Air khususnya juga di daerah pedalaman akan dapat berkontribusi memberi pengetahuan yang baik tentang tata kelola pendirian dan keuangan badan usaha milik desa. Selain itu, meski sudah ada pendamping desa, para mentor dapat mengawal pemakaian dana desa. Termasuk dari segi pengetahuan, tata kelola keuangan, dan laporan pertanggungjawabannya.
Taufik menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menandatangani kerja sama (MoU) dengan UT guna mendapat pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring bagi perangkat desa. Dikatakan, Kemendes-PDTT telah mempunyai Akademi Desa sebagai sarana pelatihan bagi aparat desa melalui e-learning system. Dia berpendapat, Akademi Desa akan dapat diperkuat dengan sistem PJJ bersama UT yang sudah berpengalaman 30 tahun lebih dalam bidang PJJ.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pascasarjana Ekonomi dan Bisnis UT Amalia Kusuma Wardani dalam orasi ilmiahnya memaparkan bahwa revolusi industri 4.0 membutuhkan pekerja yang tidak hanya kreatif dan inovatif, tetapi juga memiliki pengetahuan dan kemampuan teknis yang sesuai dengan lingkungan.
"Dalam membangun SDM yang sesuai dengan tuntutan saat ini dan akan datang dibutuhkan identifikasi kompetensi yang diperlukan seperti keterampilan, pengetahuan, sikap dan motivasi serta kolaborasi," katanya. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved