Perguruan Tinggi Mesti Dipacu Lahirkan Peneliti

(*/H-3)
12/11/2018 03:20
Perguruan Tinggi Mesti Dipacu Lahirkan Peneliti
(ANTARA FOTO/ho/Wanto)

BUDAYA riset belum menjadi tradisi di kampus. Tak mengherankan, perguruan tinggi di Indonesia lebih banyak mencetak akademisi, daripada peneliti. "Pendidikan tinggi seharusnya melahirkan peneliti. Lalu, penelitian bisa dijadikan sebagai bahan untuk mengajar di kelas," kata pemerhati pendidikan Indra Charismadji saat ditemui di Depok, Sabtu (10/11) lalu.

Hal itu, menurutnya, tak lepas dari image penelitian yang terkesan nonprofit. Padahal, anggapan itu salah. "Peneliti di luar negeri mendapat dana dari fund rising, mereka lebih profesional sehingga hasil penelitian apa adanya dan mampu menggalang dana."

Indra pun berharap, rencana Kemenristek-Dikti yang akan memudahkan birokrasi riset bagi peneliti asing dapat memacu budaya riset peneliti lokal. Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis mengingatkan, agar kerja sama riset antara peneliti lokal dan asing nantinya bisa saling menguntungkan. "Dengan kerja sama itu bisa memperkuat hasil penelitian."





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya