Deteksi Bibit Bakteri dengan Elektronika Molekuler

(Phys.org/Rkp)
10/11/2018 05:05
Deteksi Bibit Bakteri dengan Elektronika Molekuler
(UC DAVIS)

METODE untuk mendeteksi bibit bakteri penyebab penyakit, misalnya,  Escherichia coli memerlukan kultur sel biologis dengan waktu intensif yang bergantung pada peralatan laboratorium yang mahal. Padahal, hal itu sangat penting untuk keamanan pangan, kualitas air, perlindungan lingkungan, dan kesehatan manusia.

Namun, Josh Hihath, profesor teknik elektro dan komputer di Universitas California, beserta rekan-rekannya di Universitas Washington dan Universitas Ekonomi TOBB dan Teknologi di Ankara, Turki, telah menemukan teknik yang dapat membuka jalan bagi deteksi patogen yang cepat dan mudah.

Mereka meng­adaptasi perangkat elektronik yang disebut single-molecule break junction. Dalam kasus ini Hihath fokus pada E coli yang merupakan patogen umum yang dapat dengan mudah ditemukan dalam pasokan makanan.

Dengan menguji sekuens singkat RNA yang terikat pada DNA dengan penghubung kimia, tim memeriksa urutan E coli yang akan menghasilkan toksin shiga.

Temuan mereka menunjukkan perubahan dalam resistansi listrik RNA karena perubahan basa tunggal dapat diukur. Proses tersebut memungkinkan para peneliti untuk melihat bibit spesifik E coli yang menghasilkan toksin shiga. (Phys.org/Rkp)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya