Dekan FK Yarsi Raih Anugerah Diktendik Berprestasi 2018

Syarief Oebaidillah
06/11/2018 22:20
Dekan FK Yarsi Raih Anugerah Diktendik Berprestasi 2018
(Ist)

DOSEN yang juga Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Yarsi, dr Rika Yuliwulandari, terpilih menjadi satu di antara delapan finalis untuk kategori Dosen Sains dan Teknologi Berprestasi pada acara puncak Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berprestasi Tingkat Nasional 2018 yang diselenggarakan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi di Jakarta.

Sebelumnya, Rika Yuliwulandari berhasil menyabet juara pertama pada Pemilihan Pendidik (Dosen) berprestasi tingkat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Kemenristek Dikti wilayah III DKI Jakarta 2018. Prestasi ini menunjukkan dosen universitas swasta tidak kalah mumpuni dan memiliki kompetensi unggul dengan sesama dosen di universitas negeri.

Pada presentasi karya ilmiah berjudul 'Dosen Berprestasi: Unggul Dalam Mensinergikan Tri Dharma Perguruan Tinggi', Rika menekankan peran penting seorang dosen dalam ekosistem perguruan tinggi sejatinya berperan strategis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Selain itu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Tidak hanya dalam penguasaan ilmu pengetahuan juga akhlak yang mulia sebagai seorang manusia sehingga dapat membawa perubahan bagi bangsa dan negaranya.

"Aktivitas seorang dosen harus inline dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat," kata Rika dalam keterangannya, Selasa (6/11).

Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini mengutarakan pendidikan dan pengajaran bertujuan menghasilkan manusia unggul. Dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut, kompetensi seorang dosen harus terus ditingkatkan karena akan menentukan kualitas dari penerapan Tri Dharma tersebut.

Penelitian dan pengembangan ilmu-ilmu yang ada di PT juga berperan penting bagi kemajuan bangsa. Penelitian juga memberi kontribusi besar untuk pengembangan ilmu pengetahuan sehingga seorang dosen perlu melakukan penelitian secara terarah dan bermanfaat bagi umat manusia sesuai dengan bidang kompetensi dan keahlian dosen.

Selanjutnya, kata dia, hasil penelitian dan pendidikan yang dijalani selayaknya diterapkan kepada masyarakat di antaranya dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat untuk memecahkan problematika kesehatan maupun yang terkait persoalan kemasyarakatan lainnya.

Dalam bidang penelitian, dr Rika telah mendapatkan H-index Scopus 9 dan 10-index google Scholar 10 dari berbagai publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi serta jurnal nasional juga produk penelitian yang telah mendapat pengakuan resmi dan hak paten. Berbagai hibah penelitian tingkat nasional maupun internasional juga pernah didapat Dekan FK Yarsi ini di antaranya National Institute of Health (NIH) Amerika, JSPS Jepang. Hibah World Class Professor dan Newton Fund.

Sementara itu, Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristek Dikti, Prof dr Ali Ghufron Mukti, pada acara Anugerah Diktendik 2018, mengatakan, dosen (pendidik) dan tenaga kependidikan merupakan unsur penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Kualitas pendidikan tinggi sangat dipengaruhi oleh kualitas kedua komponen tersebut.

Dikatakan, Diktendik berprestasi ini diharapkan mendorong para pendidik dan tenaga kependidikan untuk terus-menerus meningkatkan kualitas profesinya, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya