Gerakan Pemuda Islam Tolak Politisasi dalam Aksi Bela Tauhid

Antara
01/11/2018 23:10
Gerakan Pemuda Islam Tolak Politisasi dalam Aksi Bela Tauhid
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

GERAKAN Pemuda Islam (GPI) menolak politisasi aksi bela tauhid utamanya untuk kepentingan Pemilihan Presiden 2019.

Wakil Ketua PP GPI, Zulham Arief, di Jakarta, Kamis (1/11) malam, mengatakan, aksi bela tauhid harus dikawal tetap menjadi gerakan membela keyakinan dalam beragama sebagai ekspresi kekecewaan atas aksi pembakaran bendera tersebut.

"Ini bentuk refleksi atas keyakinan, tapi kalau dibelokan ke wilayah politik, kami tidak setuju. Kami ingin menegaskan kepada masyarakat pembakaran bendera tauhid tidak boleh digeser ke politis," katanya.

Ia menilai, aksi-aksi bela tauhid tersebut dapat dipahami sebagai ekspresi kekecewaan terhadap pemerintah yang dinilai kurang tegas dalam menangani kasus-kasus yang merugikan umat Islam.

Namun demikian, jangan sampai aksi-aksi yang membela keyakinan tersebut dikotori dan ditunggangi kepentingan-kepentingan politik tertentu terkait dengan pemilihan presiden 2019, katanya.

"Aksi bela tauhid ini suci, tidak boleh dikotori kepentingan politik," katanya.

Ia dalam kesempatan itu juga mengimbau kepada masyarakat untuk menyerahkan kasus tersebut kepada aparat kepolisian. Sementara aparat kepolisian juga diminta tegas dan dapat segera menyelesaikan kasus tersebut, sehingga umat tidak merasa terusik rasa keadilannya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya