Bahasa Indonesia Jangan Kalah Prestise dengan Bahasa Asing

Dero Iqbal Mahendra
29/10/2018 20:10
Bahasa Indonesia Jangan Kalah Prestise dengan Bahasa Asing
( Aris Oikonomou / AFP)

WAKIL Presiden Jusuf Kalla memandang Bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu dan bahasa nasional Indonesia tidak boleh kalah saing dengan bahasa-bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris. Namun, agar bahasa Indonesia tidak kalah saing, Bahasa Indonesia pun tidak boleh statis dan harus terus berkembang memodernkan diri menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

"Saya harap Kongres Bahasa Indonesia ke-11 ini dapat memberikan kita kemajuan dan pencerahan kepada publik tentang bagaimana menggunakan Bahasa Indonesia yang baku tetapi tetap moderen dengan mengikuti perkembangan jaman," tutur Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membuka Kongres Bahasa Indonesia ke-11 di Istana Wakil Presiden di Jakarta, Senin (29/10).

Kalla menekankan pentingnya memodernisasi Bahasa Indonesia untuk mengikuti perkembangan zaman, khususnya oleh para pakar dengan memperbaiki dan memperbanyak perbendaharaan kata baru maupun padanan kata dari bahasa bahasa asing. Sejauh ini sudah banyak kata serapan asing yang dipadankan ke dalam Bahasa Indonesia.

Misalnya gawai untuk smartphone, atau unduh untuk download, ataupun daring untuk padanan kata online.

Wapres mengakui adanya kekhawatiran dewasa ini sebagai dampak dari globalisasi Bahasa Inggris menjadi bahasa yang cukup populer, dan hal itu tidak dapat disalahkan. Sebab, Bahasa Inggris memang dibutuhkan untuk melangkah maju dalam globalisasi, namun bukan berarti meninggalkan Bahasa Indonesia. Sayangnya, banyak sekolah saat ini justru menggunakan bahasa pengantar Bahasa Inggris sebagai yang utama bukan Bahasa Indonesia.

Untuk itu, modernisasi mutlak diperlukan untuk mengikuti perkembangan zaman. Di samping terus menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, Bahasa Indonesia pun harus berkembang mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar dapat mengikuti perkembangan yang ada.

"Memang modernisasi dibutuhkan dan Bahasa Indonesia juga dibutuhkan, saya kira disamping kita berbicara secara umum, Bahasa Indonesia secara baik juga secara terus menerus kita mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan sehingga bahasanya bisa mengikuti juga," kata Wapres. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya