Siswa ABN NasDem Diajak Jaga Keutuhan NKRI

M Taufan SP Bustan
28/10/2018 20:15
Siswa ABN NasDem Diajak Jaga Keutuhan NKRI
(MI/ROMMY PUJIANTO )

SISWA Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem menggelar upacara Sumpah Pemuda di kampus yang terletak di Jalan Pancoran Timur II, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (28/10).

Dalam memperingati 90 tahun Sumpah Pemuda, seluruh mahasiswa ABN diajak untuk menangkal berita bohong atau hoaks yang tengah marak belakangan ini.

Pantauan Media Indonesia, sebanyak 517 siswa ABN angkatan II ikut dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Gubernur ABN I Gusti Kompyang (IGK) Manila.

Dengan seragam khasnya, ratusan siswa ini begitu suka cita mengikuti upacara.

Sedangkan beberapa pemuda yang membacakan Sumpah Pemuda terlihat mengenakan busana adat. Di antaranya, busana adat Jawa, Papua, dan busana adat lainnya.

Seusai memimpin upacara, IGK Manila mengajak, seluruh siswanya untuk menjadi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari serangkaian perpecahan dan hoaks yang tengah marak disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab di Tanah Air.

Menurutnya, dengan perkembangan teknologi yang begitu pesan saat ini seluruh pemuda, khususnya siswa ABN NasDem harus lebih cerdas.

"Teknologi informasi begitu berkembang. Baik itu cyber war dan proxy war. Nah, pemuda benar-benar harus cerdas," ungkap IGK.

Dia menyebutkan, Hakikat Sumpah Pemuda di masa kini tidak lain harus menjadi seorang pemuda yang militan dan terampil mempersiapkan diri untuk menghadapi perkembangan teknologi.

Selain itu, IGK menegaskan, pemuda harus berani menangkal berita-berita bohong.

"Jangan mau diadu domba dengan berita bohong dan pemuda harus menjadi tonggak untuk memajukan bangsa," ujarnya.

IGK menambahkan, ABD didirikan oleh Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh tidak lain untuk mencerdaskan penerus bangsa.

"Oleh karena itu pemuda saat ini juga harus terus membangkitkan semboyan satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa yang 90 tahun lalu diperjuangkan para pemuda," tandasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya